#Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

5 Mahasiswa UMM Gelar Sosialisasi Edukatif Tentang "Fenomena Pergaulan Bebas” Dalam Program PMM di SMA Surya Buana Malang

Jumat, 2 September 2022 Kegiatan PMM di SMA Surya Buana Malang masih terus dilaksanakan. Pada Jumat di pagi yang cerah tersebut, lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang yang terdiri dari Dafa Darmawan, M. Daffa Juliansyah, Qonita Nabilah Rizki, Sherin Adriani, dan Ardian syah dari PMM Gelombang 9 Kelompok 16 menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai “Fenomena Pergaulan Bebas”. Hal tersebut dilaksanankan mengingat perlunya adanya pemberian pemahaman mengenai pentingnya menghindari pergaulan bebas untuk anak usia remaja. Kegiatan PMM ini dibimbing oleh Bapak Sholahuddin Al-Fatih, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Menurut kelompok PMM tersebut, Sosialisasi ini sangat penting dilakukan mengingat remaja pada usia SMA sangatlah rentan dan mudah terpengaruh untuk masuk kedalam pergaulan bebas yang berakibat merugikan masa depan remaja tersebut.   Acara tersebut sangat didukung oleh semua civitas akademik sekolah, baik dari siswa-siswi maupun jajaran guru. Acara ini juga sangat didorong oleh Bapak Rizal selaku guru agama islam SMA Surya Buana Malang yang sangat support kegiatan ini dikarenakan tema dalam sosialisasi tersebut sangat sesuai dengan keadaan remaja pada era globalisasi ini yang cukup banyak terjadi pergaulan bebas yang merugikan masa depan anak.  Dimulai dengan mempresentasikan materi mengenai fenomena pergaulan bebas, mahasiswa tersebut menjelaskan mengenai apa yang dimaksud pergaulan bebas, ciri-ciri, dampak dan bahaya, serta cara untuk menghindari pergaulan bebas. Tentunya materi tersebut dijelaskan dari sudut pandang sosiologis, agama dan psikologis yang mana dijelaskan bahaya dari perilaku pergaulan bebas bagi anak khususnya mengenai dampak psikologis hingga larangan oleh agama. Tampak dalam acara tersebut, seluruh siswa-siswi SMA Surya Buana Malang sangat bersemangat dan menyimak penjelasan materi dengan baik.   Di akhir acara, siswa siswi SMA Surya Buana Malang ikut aktif berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan di sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab tersebut dibuat sebagai output daripada kegiatan ini untuk mengetahui sejauh mana remaja di SMA tersebut memahami akan urgensi menjauhi perilaku pergaulan bebas. Sebanyak 2 siswa dan 3 siswi bertanya dan menanggapi akan materi yang disampaikan. Di penghujung acara, disimpulkan bahwa pergaulan bebas sangat perlu dihindari karena akan merugikan generasi muda. Dan juga terdapat beberapa cara efektif untuk menghindari pergaulan bebas seperti selektif dalam berteman, jujur pada diri sendiri, terbuka dengan orang tua dan mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Sebelum ditutup, lima mahasiswa PMM tersebut berpesan kepada seluruh siswa-siswi SMA Surya Buana Malang bahwa “Masa muda hanyalah sebentar dan waktu kita hanya terbatas, jadi jangan sia-sia kan."

Sherin Adriani3 menit
Volunteerism

Mahasiswa Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan “Sandal Lukis” bersama lansia RAAL Griya Asih Lawang

LAWANG, MALANG - Mahasiswa pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) Kelompok 29 gelombang 9 2022 Universitas Muhammadiyah Malang dibawah Bimbingan Bapak Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL). Bersama pihak pengasuh lansia melaksanakan kegiatan melukis sandal. Hasil dari melukis sandal tersebut bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari oleh para lansia. Selasa, (30/08/2022).   Kegiatan melukis sandal ini merupakan salah satu kegiatan utama pada pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM). Ketika melukis para lansia sangat berantusias mengikuti kegiatan dari awal sampai berakhirnya kegiatan. Kegiatan yang dilakukan oleh kelompok 29 gelombang 9 pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) TEMATIK RAAL Griya Asih Lawang ini bertujuan untuk mengasah kekreatifitasan lansia dan sejalan dengan salah satu visi yayasan RAAL Griya Asih lawang sendiri yaitu mewujudkan masa tua yang bahagia, sehat dan sejahtera.   “Sangat bagus ya kegiatan yang diadakan mahasiswa-mahasiswa ini, karena saya dan para oma-oma sangat senang diadakannya kegiatan melukis sandal ini” pungkas oma Elisabeth salah satu lansia di RAAL Griya Asih Lawang. Dengan adanya kegiatan sandal lukis ini diharapkan dapat membuat para lansia menjadi produktif dan tidak ada faktor apapun atau batasan dalam berkarya. Tidak hanya sandal lukis, mahasiswa Universitas Muhammadiyah malang telah membuat agenda kegiatan yang berimpact positif untuk kedepannya hingga 22 september 2022 selaras dengan judul tema yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 29 gelombang 9 yaitu meningkat mutu masyarakat dan lingkungan RAAL Griya Asih Lawang.  

M Daffa Akbar Juliantoro2 menit
Pendidikan

Antusiasme Siswa TK Islam Restu Ibu Dalam Pembukaan PMM UMM

Pengabdian masyarakat (PMM) oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi dibuka oleh Kepala Sekolah dan guru di TK Islam Restu Ibu. Pembukaan ini dilaksanakan pukul 07.30 WIB pada Senin, 29 Agustus 2022 yang dipandu langsung oleh Ibu Intarti Wahyu Prihatiningtyas, S.H., S.Psi selaku kepala sekolah dengan memberi sambutan. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan diri oleh setiap anggota PMM UMM kelompok 59 gelombang 9 di hadapan siswa dan guru. Anggota kelompok ini sendiri terdiri dari 5 orang yakni Ninda Wulan Winansih, Azka Walidah, Forcelina Gelarsih Adisti, Qothrun Nada Giarti, dan Hevi Novita Ramandani.   Dalam kegiatan pembukaan PMM ini, seluruh murid menyimak dengan seksama dan  bersemangat. Tak kalah dengan semangat muridnya, para guru juga bersorak dan bertepuk tangan memandu murid pada setiap penggalan kegiatan yang disampaikan oleh anggota kami. Rasa semangat ini terlihat dari penggalan pidato Ibu Intarti yang mengatakan, “Beberapa hari kedepan kakak-kakak akan menemani kita untuk belajar dan bermain bersama. Pastinya akan sangat seru dan mengasyikan. Jangan lupa dijaga sholatnya dan patuh kepada orang tua, bu guru, dan juga kakak-kakak.”   Anak-anak yang berkumpul di halaman menyambut pembukaan dengan riang gembira. Hal tersebut terlihat dari besarnya antusias anak-anak terhadap program kerja yang akan dilaksanakan oleh anggota PMM UMM kelompok 59 gelombang 9, terbukti dari sorakan dan teriakan gaduh anak-anak pada setiap program kerja yang telah disampaikan. Salah satu program kerja paling ditunggu oleh anak-anak dalam pelaksanaan PMM ini adalah Metode belajar mengajar dalam bentuk bermain dan berlomba antar anak.   Setelah pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan observasi peserta didik oleh anggota kelompok di dalam kelas guna menyesuaikan penerapan metode pembelajaran dengan tema kelompok PMM “Bermain Sambil Belajar Guna Membentuk Karakter Bersinergi dan Berbudi Pekerti Peserta Didik TK Islam Restu Ibu”. Hal ini dikarenakan anak-anak TK memasuki masa Golden Age dalam tumbuh kembangnya. Pada masa ini anak mulai belajar dari stimulus yang diberikan oleh lingkungannya dari meniru orang disekitar. Oleh karena itu, kami akan menerapkan perilaku berbudi pekerti untuk membiasakan anak-anak seperti mengucap terimakasih, memilah sampah organik dan anorganik, dan kebersihan lingkungan. Hal ini juga sesuai dengan visi sekolah TK Islam Restu Ibu yakni “Generasi Penerus yang beriman, mandiri, cerdas, dan sehat dalam menghadapi masa depan.”   Selain mengajar, anggota PMM juga akan membantu sekolah merapikan administrasi terkait pemberkasan seperti agenda surat dan perancangan laporan kurikulum baru. Kepala sekolah mengharapkan mahasiswa PMM UMM dapat membantu untuk menerapkan ilmunya dalam kesuksesan dunia kerja kedepannya. Sehingga, exposure yang ditanamkan dalam pengabdian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.  

Mahasiswa PMM UMM4 menit
Pendidikan

Kegiatan PMM Mahasiswa UMM di Sekolah SMP Muhammadiyah 06 Dau Kelompok 35

Pada tanggal 14 Juli 2022 Kelompok PMM Mitra Dosen Universitas Muhammadiyah Malang menjalankan acara berupa "Edukasi Perihal Pentingnya Rasa Nasionalisme Kebangsaan Terhadap Anak Remaja Dalam Berprilaku" di SMP Muhammadiyah 06 Dau, Jl. Margo Basuki No.48, Jetis, Mulyoagung, Kec. Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tujuan kegiatan PMM tersebut yaitu "Untuk membentuk karakter generasi muda yang dengan jiwa nasionalis dan anti kekerasan seksual"    Kelompok yang terdiri dari Yogi Syahputra Alidrus (FH 2020), Rosita Putri Primansyah (FH 2020), Bayu Koesoma Ramadhan (FH 2020), Lailatul Rokhmawati (FAPSI 2020), dan Adlln Rizky Raisa (FAPSI 2020). Tentunya dalam kegiatan tersebut menuai konsep bahwa Remaja seharusnya menjadi masa depan bangsa, kini menjadi momok bagi masyarakat luas. Remaja harus dibina dan diberi pengarahan agar tumbuh dan berkembang secara wajar demi terciptanya negara yang maju di masa depan. Dalam hal ini perlunya penanaman nilai-nilai nasionalisme dalam konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan semboyan negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila sebagai keseluruhan pandangan, cita-cita, keyakinan, dan nilai-nilai bangsa indonesia yang harus diimplementasikan dikehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sehingga dapat mengurangi terjadinya kekerasan seksual yang ada disekolah dan menumbuhkan generasi muda sebagai jati diri bangsa. Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah "Membentuk Mental Pelajar Pancasila Berkarakter Islami"   Tatkala menarik pemateri itu sendiri dihadiri oleh Dr. Sidik Sunaryo, SH., M.Si., M.Hum, Dr. M. Jihadi Nu'man Aunuh SH., M.Hum, Yaris Adhial Fajrin, SH., MH,. Dan Shinta Ayu Purnamawati, SH., M, serta  Endah Lestari , SH., MH selaku dosen pembibing dalam Kelompok PMM.  Kegiatan diatas dalam pengabdian berlangsung selama bulan juli-agustus dan Diikuti 110 org peserta  dalam menjalani kegiatan Progra Mengabdi Masyarakat. Kegiatan tersebur bernama MBS "Muhammadiyah Boarding School".    Materi pertama dalam kegiatan tersebut adalah "Aku Cinta Bangsa Dan Negara Indonesia" yang di pandu oleh Pak Sidik Sunaryo, Dalam konsep diatas menjelaskan kepada Anak-Anak Remaja bahwa pentingnya menghargai dan menghormati antar sesama dan Rasa Nasionalisme dalam menumbuhkan semangat untuk mencintai Bangsa Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Anak-anak remaja sangat senang dan menikmati jalanya materi sehingga adanya sesi tanya jawab apalagi ketika anak-anak yang bertanya atau menjawab dikasih hadiah berupa pena, penggaris dan alat tulis lainya yang menjadi semangat dalam belajar menumbuhkan rasa nasionalisme nya. Dan pemateri lainya yang menarik juga seperti Saya Pelajar Saya Pancasila, Ada juga Gerakan Pelajar Sadar Hukum, dan materi lainya yang tatkala penting adalah menggali dan mengembangkan potensi diri.    Bukan hanya materi saja yang didapatkan, Anak-anak di pelajari secara praktik oleh Mahasiswa yang menyelanggaran kegiatan tersebut seperti bagaimana rasanya menumbuhkan gotong royong bersama dan lain-lain. Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PMM) yang dilakukan tersebut dinilai sangat berdampak kepada anak-anak, Adanya pendekatan emosional, dan saling belajar satu sama lain merupakan faktor pendorong bagi anak-anak dan sangat menyukai kakak-kakak mahasiswa karena banyak pelajar yang diberikan. Dan kegiatan tersebut ada Demonstrasi Eskul yang mana membuat anak-anak bermain dan mengeluarkan bakatnya, Satu per satu Mahasiswa yang menjalankan kegiatan tersebut membagi kerja supaya kegiatan tersebut berjalan kondusif dan menyenangkan. Tentunya ada gagasan yang kami ingin dalam Kegiatan PMM yang mana arahnya adalah ke Anak-anak SD yang bakal jadi Calon Siswa-Siswi SMP Muhammadiyah 06 Dau yaitu:   1. kami ingin membentuk sebuah Grand Design dalam hal berupa pemahaman terhadap anak-anak, Grand design ini berupa adanya Program-program yang mumpuni yang membuat anak anak dapat mengerti dengan mudah dan senang dalam belajar 2. Sehingga jika terbentuk Grand Design terbentuk juga  pembentukan karakter 3. Pelibatan siswa dan guru menjadi faktor dan metode yang cukup penting juga dalam membantun pendekatan emosional dalam hal berbagi pengalaman. 4. Ketiga solusi diatas guna mewujudkan Social Kapital yakni Anak-anak yang akan memahami nilai-nilai dari Triologi Muhammadiyah itu sendiri walaupun dipahami lebih banyak di praktiknya.

yogi alidrus5 menit
Volunteerism

Kegiatan PMM oleh Mahasiswa UMM di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan) Resmi Dibuka

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 83 Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilakukan di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan) yang berlokasi di Jl. Mojowarno No.89, RW.05, Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Kegiatan PMM ini telah resmi dibuka pada hari Minggu tanggal 28 Agustus 2022. Pada acara pembukaan PMM dihadiri oleh Ibu Ulya Machmudah selaku bendahara di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan) beliau mewakilkan bapak KH. M Yakub Ridlwan selaku kepala yayasan di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan) yang berhalangan untuk hadir.    Kegiatan PMM Bhaktimu Negeri merupakan kegiatan pembelajaran yang diikuti oleh mahasiswa UMM yang dikembangkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam hal ini santri dan santriwati di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan). Kegiatan PMM yang dilakukan oleh Mahasiswa UMM berupa pembuatan, penanaman dan penyuluhan pentingnya self awareness terhadap kebersihan lingkungan kepada santri dan santriwati. Penerapan edukasi merupakan bagian terpenting agar dapat menumbuhkan kesadaran (self awareness) untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga, jika lingkungan terjaga akan kebersihannya, maka hal tersebut dapat mempengaruhi ataupun meningkatkan suasana hati (mood). Kegiatan PMM ini beranggotakan Muhammad Abdul Fattah, Aprilya Khoirunnisaa’ Wulandari, Nabiilah Nardin, Nabilah Fika Aprilita dari Jurusan Psikologi UMM yang Mengangkat Tema “Penerapan Edukasi Guna Menumbuhkan Self Awareness Terhadap Kebersihan Lingkungan Di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan)”. Kegiatan PMM ini dibawah Bimbingan Bapak Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).   Pelaksanaan PMM tersebut diwujudkan dengan bentuk pemaparan materi secara audio visual berupa video edukasi terkait pentingnya kebersihan lingkungan, lomba kebersihan kamar, melatih kreativitas dengan lomba menghias tempat sampah dari ember cat serta kerja bakti bersama di lingkungan Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan). Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan serta menumbuhkan kesadaran (self awareness) santri dan santriwati terhadap kebersihan lingkungan yang tinggal di Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan). Kegiatan pembukaan kami akhiri dengan melakukan sesi foto bersama santri dan santriwati serta melakukan sharing agar lebih membaur dengan mereka.

Aprilya Wulandari7 menit