Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) telah berhasil menciptakan inovasi baru dalam bidang kesehatan dengan meluncurkan suplemen bernama GENDISE, yang diformulasikan dari ekstrak daun dandang gendis (Clinacanthus nutans). Inovasi ini bertujuan untuk mengobati hiperglikemia pada pasien diabetes melitus melalui sediaan serbuk effervescent, yang menawarkan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaannya.
GENDISE dirancang untuk larut dengan cepat dalam air dan memiliki rasa yang menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Dengan kemasan sachet yang praktis, produk ini memudahkan konsumen untuk mengonsumsinya di mana saja dan kapan saja. Hal ini sangat penting, mengingat banyak pasien diabetes yang membutuhkan pengobatan rutin untuk menjaga kadar gula darah mereka.
Kandungan ekstrak etanol dari daun dandang gendis telah teruji mengandung berbagai senyawa aktif, seperti flavonoid, saponin, tanin, dan asam palmitat. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki khasiat sebagai antidiabetes dan antioksidan. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun dandang gendis dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah serta mengurangi peradangan yang sering kali menyertai diabetes.
Inovasi GENDISE ini tidak hanya menawarkan solusi yang efektif tetapi juga aman, karena tidak memberikan efek samping yang signifikan. Dengan harga yang terjangkau, diharapkan produk ini dapat diakses oleh lebih banyak pasien diabetes di Indonesia. Mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini, yaitu Meira Nadira Putri, Rima Nurlita, Nadya Mebeline Putri Wiguna, Vania Aghata, Vania Anindya Afifah berharap GENDISE dapat menjadi alternatif pengobatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
Dengan semakin meningkatnya angka penderita diabetes di Indonesia, kehadiran GENDISE diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kesehatan ini secara lebih efektif. Melalui inovasi ini, mahasiswa UM menunjukkan bahwa penelitian dan pengembangan produk berbasis herbal dapat memberikan solusi nyata bagi tantangan kesehatan masyarakat.
Malang, 11 Oktober 2024 — Kegiatan Pengabdian Masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi wadah untuk menyalurkan kegiatan positif dan bermanfaat kepada masyarakat, tujuan dari PMM yakni untuk mengaplikasikan literasi bagi generasi emas yang sadar akan kemajuan dalam ilmu pengetahuan. Dalam kegiatan ini diketuai oleh Ibu Maharani Putri Kumalasani, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah dosen sebagai pemateri, diantaranya adalah Ibu Dian Fitri Nur Aini, M.Pd. yang ahli dalam bidang desain grafis, dan Ibu Dian Ika Kusumaningtyas M.Pd ahli dalam bidang sains.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di SD Muhammadiyah 5 Kota Batu, dengan mengangkat judul Pendampingan Media Literasi Sains menjadi sebuah inovasi pembelajaran terhadap kemajuan Pendidikan yang merujuk di sekolah sehingga kegiatan ini melibatkan para dewan guru untuk memberikan manfaat serta membantu meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam menggunakan media digital menggunakan Canva sebagai alat bantu pembelajaran sains. Pelatihan ini berfokus pada literasi sains dengan pemanfaatan Canva, sebuah platform desain digital yang memungkinkan pengguna untuk membuat berbagai materi ajar dengan tampilan visual yang menarik. Para guru diajarkan cara membuat media literasi dains yang dapat mempermudah penyampaian konsep-konsep sains kepada peserta didik.
Tim Pengabdian Masyarakat dari para dosen telah memaparkan materi pentingnya literasi sains untuk peserta didik, dan memberikan wawasan bahwa literasi sains dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya menggunakan media literasi sains yang ada unsur teks dan visualnya, sehingga peserta didik dalam melakukan kegiatan literasi sains lebih tertarik untuk membacanya. Pemaparan materi dilakukan dengan cara yang menarik dan jelas sehingga mudah dipahami oleh para dewan guru dalam mengimplementasikan penyusunan media literasi sains melalui Canva. Selain pemberian materi, para guru juga melakukan praktik langsung dengan mendesain materi pembelajaran sains menggunakan Canva. Para guru diberikan tutorial langkah demi langkah untuk memaksimalkan fitur Canva, seperti penggunaan template, hingga pengaturan elemen visual. Para guru tampak antusias dalam mempelajari teknik-teknik baru ini yang harapannya para guru dapat meningkatkan keterampilan dalam menggunakan canva dan AI untuk menuangkan kreativitas dalam proses menginovasikan pembelajaran salah satunya yakni dengan membuat media literasi sains.
Literasi sains merupakan kemampuan, kecakapan, dan kompetensi yang dimiliki peserta didik untuk memahami konsep dan proses sains. Literasi sains mencakup pemahaman tentang: Proses dan praktik ilmiah, Cara kerja sains dan ilmuwan, Mempertimbangkan dan mengevaluasi produk-produk sains, serta kemampuan untuk terlibat dalam kegiatan ilmiah. “Selama ini kegiatan literasi sains dilakukan dalam proses pembelajaran, bahan bacaannya menggunakan bahan ajar yang sesuai dengan materi pelajaran, dan itu tidak semua tingkatan kelas yang melakukan, hanya kelas yang ada mata pelajaran IPAS saja, dengan adanya pendampingan ini saya pribadi termotivasi untuk medesain media literasi sains ini dengan memanfaatkan canva, yang nanti akan saya implementasikan kepada peserta didik dalam kegiatan literasi sains”, ujar bu Santi guru kelas 1 SD Muhammadiyah 5 Kota Batu. Program pendampingan penyusunan media literasi sains di SD Muhammadiyah 5 Kota Batu merupakan suatu langkah penting dalam mempersiapkan para guru untuk menghadapi tantangan di era digital. Sebagai penutup, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan Universitas Muhammadiyah Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang sains, melalui penggunaan teknologi digital di sekolah-sekolah. Dengan pemanfaatan Canva sebagai media pembelajaran, diharapkan proses pengajaran sains di SD Muhammadiyah 5 Kota Batu dapat menjadi lebih efektif dan menarik bagi siswa.
Pesatnya pertumbuhan populasi generasi milenial Muslim Indonesia tidak berbanding lurus dengan perkembangan pengetahuan mereka tentang produk halal. Bukan hanya di sektor makanan dan minuman, literasi halal di bidang alat kecantikan dan keuangan syariah pun masih terbilang sedikit. Hal ini menyebabkan kesadaran generasi milenial terhadap pentingnya konsumsi produk halal dianggap kurang, diantaranya di sekolah menengah seperti SMK/SMA. Kepedulian terhadap kehalalan produk ini terbukti berhubungan dengan pengetahuan agama yang dimiliki oleh pemuda Muslim. Sifat religiusitas inilah yang mengarahkan pribadi pemuda Muslim untuk berhati-hati dalam membeli dan menggunakan suatu produk yang dikhawatirkan kehalalannya. Namun, peluang untuk memperbaiki tingkat kesadaran halal ini masih ada seiring kemajuan teknologi komunikasi yang erat hubungannya dengan generasi milenial. Edukasi produk halal perlu dikembangkan lebih giat lagi oleh generasi Muslim milenial, baik itu dari aspek konsumen maupun dari produsen. Masyarakat Muslim masih sangat membutuhkan para pendakwah yang menggiatkan sikap sadar halal dan mengenalkan kepada masyarakat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi sesuatu. Generasi muda yang terjun menjadi pelaku usaha juga harus memperhatikan hak konsumen dengan memenuhi persyaratan sertifikasi dan labelisasi halal sesuai prosedur yang berlaku.
Remaja diidentifikasi badan kesehatan dunia (World Health Organization)sebagai kelompok manusia dalam periode pertumbuhan dan perkembangan dengan rentang usia 10 sampai 19 tahun (WHO, 2016). Rentang usia remaja adalah usia transisi dalam kehidupan manusia antara masa kanak-kanak dan sebelum dewasa yang ditandai dengan terjadinya transisi pada fisik dan mental. Boundless (tanpa tahun) menyatakan, bahwa masa remaja adalah masa perkembangan kognitif, fisik dan sosial yang signifikan, termasuk perubahan dalam menerima pengetahuan, inovasi dari sekitarnya. Diantaranya pengetahuan, pemahaman dalam menjaga kesehatan, agar hidup menjadi lebih produktif, serta kebutuhan ketrampilan dalam menjalani kehidupan.
Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang harus dimanfaatkan untuk pembangunan kepariwisataan sebagai bagian dari pembangunan Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Perkembangan pariwisata juga mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Kegiatan pariwisata menciptakan permintaan, baik konsumsi maupun investasi yang pada gilirannya akan menimbulkan kegiatan produksi barang dan jasa, diantaranya adalah produksi pangan dan industri halalnya. Pemenuhan terhadap sertifikasi halal pun masih sangat kecil, menurut Kementerian Keuangan (2021) baru sekitar 1% dari total UMKM yang sudah memiiki sertifikat halal, sementara jaminan produk halal melalui sertifikasi halal sudah menjadi kewajiban pemberlakuannya di Indonesia per 2024. Kota batu dan Malang raya menjadi kota tujuan wisata dalam dan luar negri diharapkan mampu mendukung program jaminan produk halal UU 33/2014, dengan pemberlakuan self declare bagi para UKM, dengan pembinaan lembaga Halal Center PT. Dalam rangka pengembangan potensi wilayah daerah maka perlu dilakukan terobosan sinergi dengan berbagai lembaga dan kalangan akademik untu meningkatkan pemahaman sadar halal dan prospek kebutuhan SDM bidang halal sebagai upaya mendukung terbentuknya ekosistem dan industri halal secara berkelanjutan melalui pembinaan dan pembinaan SDM di sekolah-sekolah maupun penadmpingan perbaikan mutu pangan dan sertifikasi Halal produk para UKM. Apalagi kota Batu termasuk merupakan wilayah yang sangat menjadi tujuan wisata halal 10 terbesar di Indonesia ini, Cukup banyak dikenal sebagai tujuan wisatanya, dengan banyak tempat wisata yang menarik, apalgi dengan oleh-olehnya yang unik dan menarik.
Produk teknologi, bidang manajemen produk aman-halal sudah menjadi kurikulum di kampus UMM, khususnya di Prodi Teknologi pangan Fakultas Pertanian-Peternakan, serta berupaya merintis inisiasi CoE halal yang bermutu guna menyiapkan SDM kompeten bidang halal dalam negri dan luar negri. Obyek pengabdian ini adalah melakukan sosialisasi SDM kompten halal dan propekstusnya di Indonesia dan dunia, serta menyiapkan tenaga pendampingan self declare sertifikasi Halal Mitra UKM, agar menambah pemehaman dan ketrampilan siswa SMK/SMA maupun alumni nya. Kegiatan bersinergi demikian akan menjadi menarik karena menyongsong Indonesia emas seklaigus menjadi wadah peningkatan mutu SDM generasi muda menghadapi bonus demografi.
Untuk dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap sadar halal dan prospek pekerjaan berbasis kompeten halal, dan diharapkan nantinya dapat menigkatkan mutu akademiknya melalui jalur studi lanjut maupun mengikuti pelatihan pending self Declare halal, agar para generasi muda dapat mempunyai potensi kerja kedepannya dengan baik. Beberapa permasalahan yang dihadapi akan dipecahkan bersama, menggunakan metode parsitipatif, tutorial, sosialisasi bagi siswa dan guru SMKN2 di lokasi Mitra. Telah dilakukan kegiatan tersebut pada Jumat, 13 September 2024, dengan pemateri Prof Elfi Anis Saati, MP, Devi Dwi Siskawardani, S.TP., M.Sc. dan Dahlia Elianarni, STP., MSc., serta dibantu Tim halal PS P3-Halal UMM, serta Halal Community, Prodi Teknologi pangan UMM.
Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dihasilkan oleh Lembaga Litbang Perguruan Tinggi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat akademik, usaha dan industri lainnya. Program pengabdian ini mendukung VISI IPTEK PANGAN 2025: “Teraktualisasinya peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan ketahanan pangan yang sehat, aman-halal untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Dengan program pengabdian tersebut kedepan diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan lapangan kerja bagi alumni/lulusan SMK mitra. Sinergi SMKN2 Batu dan Universitas Muhammadiyah Malang sangat dibutuhkan untuk menghasilkan SDM sadar halal dan mempunyai minat secara bertahap kompetensi SDM, yang ahli/kompetensi antara lain sebagai tenaga pendamping halal, pengusaha kuliner halal, pekerja di hotel, RS halal-syari’ah, serta pengrajin olahan pangan oleh-oleh halal (yang mendukung program UKM naik kelas dengan produk bermutu abik hingga ekspor), melanjutkan kuliah Sarjana agar dapat menjadi SDM unggul kompeten seperti menjadi penyelia halal, auditor halal bahkan asesor LPH/Lembaga pemeriksa halal dalam maupun luar negri.
Pada tanggal 12 Oktober 2024, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Jurusan Teknologi Informasi Polinema melaksanakan pendampingan berupa susbtitusi Iptek di UMKM Bark Fruit, sebuah usaha kuliner yang bergerak di bidang produksi Yogurt Fruity. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kampus Merdeka, yang bertujuan untuk meningkatkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di masyarakat serta mendukung UMKM dalam meningkatkan penjualan dan pendapatan melalui promosi digital.
UMKM Bark Fruit yang dimiliki oleh Sarindah Karina Br Sitepu dipilih sebagai mitra dalam kegiatan PKM ini. Dalam upaya mendukung UMKM Bark Fruit, tim PKM yang diketuai oleh Retno Damayanti mengembangkan sebuah sistem informasi bernama Yogurtsalespro. Sistem ini dirancang untuk membantu UMKM Bark Fruit dalam mengelola penjualan serta mempromosikan produk secara lebih efisien.
Pelaksanaan kegiatan PKM ini terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu:
Sosialisasi dan PelatihanTim PKM melakukan sosialisasi program serta memberikan pelatihan kepada pemilik UMKM dan para karyawan mengenai penggunaan Sistem Informasi Yogurtsalespro. Pelatihan ini mencakup cara input data produk, pengelolaan stok, pemesanan online, dan analisis penjualan, sehingga pemilik UMKM dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam operasional sehari-hari.
Implementasi SistemTim PKM memberikan pendampingan dalam proses implementasi Sistem Informasi Yogurtsalespro. Ini meliputi instalasi perangkat lunak, konfigurasi sistem sesuai kebutuhan UMKM, dan integrasi dengan platform media sosial untuk mendukung strategi promosi digital. Dengan demikian, UMKM Bark Fruit dapat lebih mudah menjangkau calon pelanggan melalui media online.
Pendampingan dan EvaluasiTim PKM melakukan pendampingan secara berkala untuk memastikan bahwa sistem berjalan dengan baik dan memberikan solusi atas kendala yang dihadapi. Evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak dari penerapan sistem terhadap peningkatan penjualan dan pendapatan UMKM Bark Fruit, serta memberikan masukan untuk perbaikan sistem yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan PKM ini, terdapat beberapa target yang ingin dicapai:
Peningkatan penerapan Iptek di masyarakat: Dengan penerapan Sistem Informasi Yogurtsalespro, UMKM Bark Fruit diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola usahanya.
Peningkatan penjualan dan pendapatan mitra: Adanya integrasi sistem informasi dengan platform media sosial diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan produk Yogurt Bark Fruity.
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, baik bagi UMKM Bark Fruit maupun bagi tim PKM itu sendiri:
Bagi UMKM Bark Fruit: Diharapkan terjadi peningkatan efisiensi operasional, perluasan pangsa pasar, serta peningkatan penjualan melalui penggunaan teknologi informasi.
Bagi Tim PKM: Kegiatan ini memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dipelajari di bangku kuliah, serta mendapatkan pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan pelaku UMKM.
Bagi Jurusan Teknologi Informasi: Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan UMKM di masyarakat, yang juga dapat meningkatkan reputasi jurusan sebagai pelopor penerapan teknologi untuk mendukung usaha kecil menengah.
Dengan terlaksananya kegiatan PKM ini, diharapkan kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dapat semakin erat, serta dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui inovasi teknologi.
Dalam upaya meningkatkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di masyarakat, khususnya di bidang penerbitan, Atiqah Nurul Asri memimpin pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bersama AE Publishing. Kegiatan ini berfokus pada penerapan sistem informasi tatakelola penerbitan terintegrasi yang diberi nama "Sistem Informasi Tatakelola AE Publishing".
Sistem ini dirancang untuk membantu AE Publishing dalam mekanisasi, penerapan teknologi informasi, dan manajemen penerbitan yang lebih efisien. Tujuan utama dari penerapan sistem ini adalah untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan mitra melalui promosi digital.
"Sistem Informasi Tatakelola AE Publishing" diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi AE Publishing, antara lain:
Peningkatan efisiensi dan efektivitas: Sistem ini akan membantu AE Publishing dalam mengelola proses penerbitan, mulai dari penerimaan naskah hingga distribusi buku, secara lebih terstruktur dan efisien.
Peningkatan jangkauan pasar: Dengan adanya sistem informasi yang terintegrasi dengan platform promosi digital, AE Publishing dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.
Peningkatan pendapatan: Efisiensi operasional dan peningkatan penjualan yang dihasilkan dari penerapan sistem ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan AE Publishing.
Atiqah Nurul Asri, ketua pelaksana kegiatan PkM, menyampaikan, “Kami berharap penerapan sistem informasi ini dapat membantu AE Publishing dalam menghadapi tantangan di era digital dan meningkatkan daya saing di industri penerbitan.”
Pihak AE Publishing menyambut baik kegiatan PkM ini dan berharap sistem informasi yang diterapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan bisnis mereka.
Kegiatan PkM ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan Iptek. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendorong kemajuan dan kemandirian masyarakat.