#Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

PMM UMM Desa Oro-Oro Ombo Batu Bantu Tingkatkan Pengujung Homestay dengan Website

Kelompok 22 gelombang 3 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang telah mengadakan sebuah kegiatan “Sosialisasi Promosi Homestay Menggunakan Sosial Media dan Website” sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kerja Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) pada tanggal 9 Februari 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada paguyuban homestay dan villa di Desa Oro Oro Ombo. Dalam acara ini, mahasiswa menyampaikan materi tentang pembuatan konten yang menarik, termasuk teknik pengambilan gambar, pengeditan video yang atraktif, serta pembuatan narasi yang efektif dalam video promosi. Koordinator kelompok, Agus Fahmi Aji Pramana menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan paguyuban homestay di Desa Oro-Oro Ombo untuk membantu para pemilik homestay / villa meningkatkan kunjungan terhadap usaha mereka melalui sosial media dan website pribadi. “Para peserta diberikan informasi terperinci tentang cara mempromosikan usaha homestay dan villa melalui website pribadi. Materi yang disampaikan mencakup langkah-langkah untuk membuat website yang menarik, termasuk galeri foto dari homestay, penyediaan kontak dan informasi yang mudah diakses bagi calon pengunjung,” ujar Agus Fahmi, pada Kamis (15/02/2024). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga melibatkan interaksi antara mahasiswa dan paguyuban wirausaha homestay dan villa. Pertukaran pengalaman dan diskusi aktif dilakukan untuk memastikan pemahaman yang mendalam terkait dengan materi yang disampaikan. “Kami berharap ilmu yang kami berikan pada kegiatan kali ini dapat membantu para pemilik homestay / villa dalam memahami seberapa pentingnya pengaruh sosial media dan website untuk mempromosikan usaha mereka, terlebih lagi kota Batu dijuluki Kota Wisata, dengan banyaknya destinasi wisata alami yang ada, dapat menjadi poin lebih untuk menggaet pengunjung,” ungkapnya. Sebagai apresiasi atas partisipasi mereka, para peserta yang mengikuti kegiatan ini diberikan sertifikat pada akhir acara. Sertifikat tersebut menjadi bukti penghargaan atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait promosi usaha homestay dan villa melalui konten digital dan website pribadi. Kegiatan pengabdian ini menjadi langkah konkret dalam menghubungkan dunia akademis dengan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha mikro dan kecil di Desa Oro Oro Ombo. Diharapkan, melalui transfer pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan oleh mahasiswa, dapat memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas promosi usaha wisata di desa tersebut.   “Para peserta dalam kegiatan ini sangat antusias dengan saling memberikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang usaha yang mereka jalankan, hal itu juga memberikan manfaat bukan hanya bagi peserta namun juga para mahasiswa,” katanya menutup.  

Fauzan Adrivano4 menit
Pendidikan

Menjadi Berlian dari Debu: PMM UMM Membuat Inovasi Terobosan Paving Ramah Lingkungan dari Sisa Pembakaran Sampah

Sebuah terobosan revolusioner telah dilakukan dalam upaya mengelola sampah rumah tangga di Indonesia. Kelompok 38 PMM UMM (Pengabdian Masyarkat oleh Mahasiswa) Universitas Muhammadiyah Malang  telah berhasil mengubah debu sisa pembakaran sampah rumah tangga menjadi material paving yang kokoh dan ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dalam mengatasi masalah sampah dan dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak. Proses ini dimulai dengan pengumpulan debu sisa pembakaran sampah rumah tangga dari tungku pembakaran di RW 8 Pesanggrahan. Setelah dikumpulkan, debu tersebut kemudian diayak menggunakan ayakan sederhana agar debu menjadi halus. Material debu ini berfungsi sebagai media pengganti pasir yang nantinya dicampur dengan semen, agar paving yang dihasilkan sangat kokoh dan kuat. Menurut Sulthon Ahkamil Hakim, Ketua Koordinator kelompok 38 PMM, langkah ini adalah langkah yang penting dalam mendukung konsep ekonomi sirkular. "Dengan mengubah debu sisa pembakaran sampah rumah tangga menjadi paving, kami tidak hanya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara), tetapi juga menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial," kata Sulthon Ahkamil Hakim. Penggunaan paving dari debu sisa pembakaran sampah rumah tangga juga diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pembakaran sampah terbuka. Dengan memanfaatkan limbah sebagai bahan baku, langkah ini juga mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam yang semakin terbatas. Dengan terus berkembangnya inovasi dalam pengelolaan sampah, masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan semakin terlihat dekat. Transformasi debu sisa pembakaran sampah rumah tangga menjadi paving ramah lingkungan adalah bukti nyata bahwa sampah dapat menjadi sumber daya yang berharga jika dikelola dengan bijak dan inovatif PMM Bhaktiku Negeri Gelombang :2Lokasi : SDN Pesanggrahan 01 dan Desa PesanggrahanKelompok :38DPL : Widianto, ST., MTNama & Nim anggota kelompok :Sulthon Ahkamil Hakim (202110120311064)Ilham Firmansyah (202110120311063)Erid Figo Pratama (202110120311066)Rahayu Candraningtyas (202110430311048)Indah Selfia Elani (202110430311062)

Sulthon Ahkamil Hakim3 menit
Pendidikan

Pasar Mini Tradisional sebagai Penerapan P5 kurikulum merdeka di TK Islam Permata Iman 1 Malang

Salam sejahtera untuk kita semua. 5 Mahasiswa UMM telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di TK Islam Permata Iman Satu, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi penerapan dari salah satu tridharma dari perguruan tinggi yaitu pengabdian serta pengembangan kemampuan dari mahasiswa itu tersendiri dalam lingkungan lembaga pendidikan dan masyarakat, kegiatan PMM ini di bawah bimbingan Bapak Ahda Bina Afianto, Lc., M.H.I. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dalam kelompok 13 Gelombang 05 terdiri dari 5 Anggota diantaranya Muhammad Rizqy Mauludy selaku Koordinator , Hafizh 'Athallah selaku Humas, Afifah Walidiyatunnisa selaku Sekretaris, Pryditzia Presdiranti selaku Bendahara, Annida Nur Fajria selaku Dokumentator. PMM kelompok ini memiliki tema "Upaya Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik dalam Membaca dan Menulis dengan Menerapkan Metode Bermain di TK Islam Permata Iman". Diambil nya tema tersebut agar menambah semangat peserta didik dalam belajar dan memahami di bangku TK. Pada penerapan Kurikulum Merdeka di TK Permata Iman Satu, Kota Malang yaitu mengadakan Proyek Pasar Mini Tradisional, yang di laksanakan pada Hari Jumat tanggal 26 Januari 2024. menurut Ibu Ida Hayu Sanjaya selaku ketua pelaksana dalam acara ini mengatakan "Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dimana hari pertama pasar mini untuk TK B, dan di hari kedua untuk TK A. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan dan mengenalkan budaya Indonesia ke peserta didik dan agar dapat mengajarkan ideologi pancasila di lingkungan TK Islam Permata Iman Satu, Kota Malang". Harapannya semua ikut berantusias dalam mengenal budaya bangsa. Bazar atau Pasar Mini ini adalah acara tahunan yang di mulai dari tahun 2015, dan pada tahun ini bertemakan budaya indonesia dari para peserta didik beserta orang tuanya memakai pakaian adat yang seragam dalam satu kelas, dari kelas B1 memakai tema adat Bali dengan baju bertuliskan Amazing. kemudian dari kelas B2 memakai baju hitam dan tambahan bernuansa tema bajua adat dari dayak,kalimantan. dan dari b3 memakai baju cokelat muda dan memakai dengan tema adat jawa. selain dari menariknya peserta didik dalam berbaju adat para orang tua juga ikut berkontribusi dalam berjualan di pasar mini tradisional tersebut, terdapat 4 stand yang di sediakan sesuai kelas dari TK B dan TK A tersebut, para orang tua tersebut menjual berbagai jenis jualan yang bisa dikonsumsi maupun di mainkan oleh peserta didik seperti : Es dawet, beras kencur, Jus Jeruk, Buah pisang,permen gulali, opak dan rambut nenek kemudian mainan dalam bentuk gamelan atau jenis mainan yang tradisional seperti gangsing dan lain-lain. Dari kegiatan tersebut di harapkan TK Islam Permata Iman Satu, Kota Malang dapat mengajarkan peserta didik dalam seni kebudayaan yang beragam di indonesia serta keunikan dalam meningkatkan kreativitas dalam pasar sehingga tertanamnya ideologi pancasila mulai dini dan menjadi generasi yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia.

Rizqy Mauludy3 menit
Pendidikan

Kunjungan PMM Gel. 2 Kel. 25 ke UMKM “Batik Seng” Sengguruh Malang Dalam Rangka Melestarikan Kebudayaan Indonesia

Kunjungan PMM Gel. 2 Kel. 25 ke UMKM “Batik Seng” Sengguruh Malang Dalam Rangka Melestarikan Kebudayaan Indonesia   Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi Hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 25 gelombang 2 yang diketuai oleh Agung Cendekia Putra Nusantara dan keempat anggotanya, antara lain Ananda Syadzwina, Mario Adi Prabudhi, Riska Anggraeni Siswatiningrum, dan Haura Tsabitah Kuswoyo mengadakan kegiatan di “Batik Seng” yang berlokasi di Sengguruh, Kepanjen, Malang dengan Dosen Pembimbing Lapangan Nu’man Aunuh, S.H., M.Hum.    Sebelum memasuki kegiatan utama yaitu membatik, kami melakukan pemeriksaan kepada karyawan di sana. Pemeriksaan ini diikuti dengan 25 karyawan secara bergantian. Pertama-tama kami melakukan registrasi untuk mendata dan mencatat rekam medis sekaligus melakukan pengecekan suhu menggunakan thermogun. Selanjutnya, tim kami memeriksa tekanan darah menggunakan sfigmomanometer. Kemudian, lanjut ke pos berikutnya yaitu cek gula darah dan asam urat. Setelah selesai semua kami mengedukasi kepada karyawan untuk tetap menjaga pola hidup yang sehat seperti olahraga yang cukup dan makanan, karena banyak penyakit yang berasal dari apa yang kita makan. Serta, memberi catatan khusus kepada karyawan yang memiliki tekanan darah tinggi atau rendah, gula darah tinggi, dan asam urat tinggi.   Banyak sebenarnya penyebab tekanan darah tinggi (> 140/90 mmHg), dapat disebabkan karena stress, merokok, sedangkan tensi yang rendah ( .   Hal yang ditunggu-tunggu dari kegiatan ini ialah membatik. Dalam kegiatan ini kami diarahkan dengan Bunda Evi dan tim nya untuk melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Ternyata Batik Seng ini sedang menerima banyak sekali pesanan baju dari dinas-dinas yang cukup besar di Kepanjen. Tentu kami cukup tertegun mendengar dan melihat langsung kesibukan di antara kedatangan kita di sini. Akan tetapi, alhamdulillah kami diizinkan untuk bisa membantu kegiatan di Batik Seng ini. Kami diarahkan ke tempat di mana karyawan biasanya bekerja. Di sana kami belajar bagaimana mencanting mengikuti pola yang sudah dibentuk dan mengajarkan kami bagaimana harus bersabar dalam mengerjakan. Karena membatik merupakan sebuah seni. Tidak hanya mencanting, tetapi kami juga diizinkan juga untuk mewarnai. Kami mencoba mewarnai kain tersebut secara bergantian dan berhati-hati.       Program dari Batik Seng ini sendiri tidak hanya membatik saja, namun juga melaksanakan lomba yang diikuti oleh karyawan itu sendiri kemudian akan mendapatkan hadiah yang telah disiapkan oleh panitia. Program ini biasanya dilakukan setiap pekan di hari Jum’at. Di sini kami membantu dalam menyiapkan set lomba dan membungkus hadiah-hadiah yang sudah kami siapkan, seperti sabun mandi, sabun cuci piring, detergen, snacks, dan masih banyak lagi.  Terakhir, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Batik Seng yang telah mengizinkan kami untuk melakukan PMM selama kurang lebih tiga pekan. Serta, Prof. Wahyudi Siswanto yang telah mengarahkan kami untuk dapat melaksanakan PMM di Batik Seng sehingga kami banyak mendapatkan insight baru serta pengalaman yang sangat berharga.

Mario Adi Prabudhi8 menit
Pendidikan

Tim Fakultas Hukum UMM Gali Potensi Pengacara Muda : Ratusan Siswa Terlibat dalam Program KESI UMM di Kalimantan Selatan

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini memeriahkan dunia akademis dengan menggelar acara pencerahan melalui program Kompetensi Ekstra Siswa Indonesia (KESI UMM). Dalam suasana yang penuh semangat, Tim Fakultas Hukum UMM, yang dipandu oleh Nur Putri Hidayah, A.Md., SH., MH., dan Dwi Ratna Indri Hapsari, SH. MH., membuka wawasan mengenai peran krusial pengacara muda di Provinsi Kalimantan Selatan. Perhelatan ini, yang berlangsung antara tanggal 23 hingga 25 Januari 2024, disambut dengan antusiasme tinggi dari siswa dan siswi di daerah sekitas, termasuk perwakilan dari SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Martapura, SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin, SMAN 7 Banjarmasin, dan SMAN 6 Banjarmasin.   Dalam penyelenggaraan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mendalam mengenai tugas dan tanggung jawab pengacara muda dalam praktik hukum modern, tetapi juga diperkenalkan pada beragam aspek menarik dari profesi tersebut. Presentasi yang disajikan oleh Nur Putri Hidayah dan Dwi Ratna Indri Hapsari mencuri perhatian, menciptakan ikatan yang kuat antara teori hukum dan realitas lapangan. Acara ini menjadi panggung inspirasi, menggali potensi mahasiswa dalam menyongsong masa depan hukum yang penuh tantangan.   Keunggulan acara ini tidak hanya terletak pada interaksi erat antara pemateri dan peserta dari UMM, tetapi juga melibatkan siswa dari berbagai SMA terkemuka di Kalimantan Selatan. Sesi tanya jawab menjadi ajang di mana mahasiswa menyuarakan keingintahuan dan pemahaman mendalam mereka mengenai isu-isu hukum terkini. Keterlibatan SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Martapura, SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin, SMAN 7 Banjarmasin, dan SMAN 6 Banjarmasin menambahkan nuansa dinamis dalam acara tersebut, membuktikan bahwa kegiatan semacam ini memiliki dampak positif yang merata di berbagai lapisan masyarakat pendidikan. Harapannya, keberhasilan acara ini dapat menjadi dorongan bagi KESI UMM untuk terus menyelenggarakan program serupa, membuka wawasan dan menciptakan generasi pengacara muda yang berdaya saing tinggi.

Elvaretta Zahra YP3 menit