#Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

PMM UMM Tingkatkan Soft Skill dan Pencegahan Bullying di SDN Donomulyo 3

Kegiatan Pengabdian Masyarakat, atau yang dikenal sebagai PMM, merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ( https://umm.ac.id/ ) untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami kelompok 65 gelombang 1 terdiri dari 5 mahasiswa dari Fakultas Agama Islam dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yaitu Ghulam Fahlevi, Ardianty Kartika, Viera Sandradiva, Fira Mufida, dan Regina Audi, dipandu oleh Bapak Ramli Ramadhan S.Hut, M.A. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) selama kurang lebih 30 hari, dimulai dari tanggal 19 Januari 2024 di SDN Donomulyo 03. Soft Skill merujuk pada keterampilan non-teknis seseorang, termasuk kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, kepemimpinan, integritas, dan banyak lagi. Biasanya, keterampilan ini jarang diajarkan secara formal di kelas, melainkan dipelajari melalui interaksi sosial, pengalaman, observasi, atau praktik. Sementara itu, bullying merupakan perilaku agresif dan negatif yang sengaja dilakukan untuk menyakiti, mendominasi, atau merendahkan orang lain baik secara mental maupun fisik. Menurut Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), kasus bullying di lingkungan sekolah meningkat sebanyak 30 kasus sepanjang tahun 2023.  Kegiatan peningkatan soft skill yang dilakukan oleh siswa siswi SDN Donomulyo 03 meliputi kegiatan saving money atau menabung dan pelatihan public speaking melalui kegiatan pildacil atau da’i cilik. Kegiatan saving money melibatkan siswa dari kelas 1-3, dimana mereka diberikan materi dasar tentang pentingnya menabung dan langkah-langkah untuk mencapai kesuksesan dalam menabung melalui presentasi slide dan video edukatif. Output dari kegiatan saving money ini, dapat menumbuhkan kecintaan dalam menabung dan mereka dapat membuat celengan dengan kreativitas mereka sendiri. Selain itu, dengan membuat celengan secara kreatif, siswa siswi juga bisa mengekspresikan imajinasi dan bakat mereka dalam seni dan kerajinan. Dengan cara ini, menabung tidak hanya menjadi tugas yang membosankan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas dan mengasah keterampilan. Pada pelatihan da’i cilik, siswa-siswi pilihan dilatih dengan penuh dedikasi. Materi yang diberikan disesuaikan dengan tema yang berbeda untuk setiap anak, mulai dari nilai-nilai betbakti kepada orang tua yang menciptakan kedewasaan emosional, hingga pentingnya hormat kepada guru sebagai bentuk penghormatan terhadap ilmu. Isra’ Mi’raj diajarkan untuk memperkuat keyakinan terhadap perjalanan spiritual, sementara Amar Ma’ruf Nahi Munkar ditekankan untuk mendorong keberanian dalam berbuat kebaikan dan menolak keburukan. Selain penguasaan materi, pelatihan ini juga mencakup aspek penting lainnya, seperti ketrampilan berbicara di depan umum. Siswa-siswi dilatih untuk menjadi penceramah yang mampu memukau audien dengan kemahiran presentasi yang baik. Output dari pelatihan da’i cilik ini, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan public speaking. Siswa siswi  juga mengikuti perlombaan Isra’ Mi’raj yang dilakukan dilingkungan sekolah. Dengan mengikuti perlombaan Isra' Mi'raj ini, para siswa dan siswi tidak hanya dapat meningkatkan kecakapan berbicara di depan umum, tetapi juga belajar untuk bersaing secara sehat dan kompetitif. Hal ini tentu akan membantu mereka dalam mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi mereka.  Dalam kegiatan mencegah bullying, siswa-siswi kelas 4-6 SD diberikan materi melalui presentasi slide PowerPoint dan penyelesaian kasus melalui video edukasi. Materi anti bullying mencakup pengertian, dampak, dan langkah pencegahan terhadap perilaku bullying. Pada pertemuan selanjutnya, siswa siswi melakukan FGD (Forum Group Discussion) yang dimana mereka membentuk kelompok dan diberikan kuis yang harus dipecahkan secara berkelompok dan diberikan games yang dapat meningkatkan kerjasama dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, para siswa juga diajak untuk berpartisipasi dalam permainan peran yang dirancang khusus untuk meningkatkan empati dan pemahaman terhadap korban bullying. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan para siswa dapat memahami pentingnya menghormati perbedaan, bekerja sama, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung bagi semua siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan penuh dengan rasa saling menghargai di sekolah Output dari kegiatan anti bullying ini, siswa siswi membuat poster yang didalamnya mencakup pesan terhadap pencegahan bullying disekolah yang divisualisasikan berupa gambar maupun tulisan diatas kertas poster. Dengan demikian, pesan-pesan pencegahan bullying dapat disampaikan secara luas dan lebih mudah dipahami oleh seluruh anggota sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan bagi semua orang. Saat acara penutupan PMM, siswa-siswi dilatih dalam musikalisasi puisi, bernyanyi, dan menyampaikan kesan pesan. Pada kesempatan ini, penghargaan diberikan kepada siswa-siswi terbaik oleh sekolah dan kelompok PMM.  Dalam kesempatan yang diberikan oleh kepala sekolah dan para guru SD Donomulyo 03 untuk meningkatkan soft skill dan mencegah bullying di lingkungan sekolah, kami berupaya mengoptimalkan kegiatan ini. Kami berharap agar siswa-siswi SDN Donomulyo 03 dapat terus mengaplikasikan dan mengembangkan pengetahuan yang telah kami sampaikan.  

Fira Faqiha8 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Bantu Branding UMKM desa mojorejo “Mina Mojorejo sejahtera”

Mahasiswa PMM UMM kelompok 59 gelombang 4 Melakukan kegiatan di desa Mojorejo kecamatan Junrejo kota batu tepatnya di UMKM desa yang bergerak di bidang perikanan yang diberi nama “ Mina Mojorejo Sejahtera” yang dimana UMKM ini berdiri di tahun 2022 namun belum memiliki branding yang kuat seperti belum ada logo ataupun plang bentuk pengenal atau branding dari UMKM itu sendiri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).Selain itu, melalui PMM ini mahasiswa berkesempatan untuk belajar banyak hal yang berkaitan dengan masyarakat karena terjun langsung di lokasi. Salah satu kegiatan yang menonjol yang dilakukan Mahasiswa PMM dengan dosen pembimbing dr.Muslikhati,S.E,M.E ialah dengan melakukan pembuatan Logo dan plang untuk meningkatkan branding dengan tujuan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa PMM yang terdiri dari Dwi Kurniawan Putra (koordinator),Rafi Wildan (Sekretaris),Nadia Hasna (Bendahara),Mohammad nasir ( Dokumentasi),dan Siti nur Kholifah (Humas) yang tergabung dalam PMM Kelompok 59 gelombang 4 UMM.  Di awal kedatangan PMM UMM kelompok 59 gelombang 4 di mojorejo,Rujito selaku kepala desa Mojorejo menyambut dengan hangat “semoga dengan adanya program PMM ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa khususnya desa mojorejo” harapnya. Berangkat dari latar belakang UMKM dan harapan pak kepala desa,akhirnya di tanggal 19 februari 2024 Logo dan plang berhasil dibuat dan dipasang. Tentu proses mencapai itu semua tidak spontan tercapai,di mulai dari hari pertama di desa dengan menanyakan kendala dan apa yang dibutuhkan saat ini oleh UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” yang relate dengan zaman sekarang. Setelah mengetahui permasalahan dan apa yang dibutuhkan Mahasiswa PMM UMM melakukan diskusi bersama dan dikoreksi oleh Muslikhati selaku dosen pembimbing lapangan. Dari pendiskusian itulah  mahasiswa PMM UMM melakukan pitching logo dan konsep di depan ketua dan anggota UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” yang akhirnya mendapatkan beberapa saran yang langsung di follow up sehingga Logo dan Konsep disetujui oleh ketua dan anggota UMKM tersebut. Ketua UMKM “mina Mojorejo sejahtera” Syamsul Arifin menyampaikan rasa terima kasih nya kepada mahasiswa PMM UMM atas Branding yang dilakukan untuk UMKM yang bergerak di bidang perikanan tersebut “saya mewakili temen-temen UMKM sangat berterima kasih kepada UMM dan terkhusus mahasiswa PMM kelompok 59”ungkapnya. Syamsul juga berharap apa yang mahasiswa berikan dapat bermanfaat bagi semua “ semoga kami bisa mempelajari hal-hal yang udah mahasiswa sampaikan berkaitan dengan branding sehingga dikemudian hari kami mampu mengembangkannya secara mandiri” Harapnya. Di akhir penutupan Mahasiswa PMM kelompok 59 Gelombang 4 memberikan sertifikat penghargaan kepada UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” atas dedikasi dan kontribusinya dalam pelaksanaan Pengabdian masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang berlangsung dari tanggal 19 Januari-19 Februari.  

Dwi Kurniawan Putra6 menit
Pendidikan

Tingkatkan Kreatifitas Melalui Fun Baking Bersama Mahasiswaa PMM UMM & Auna Roti Dan Kopi

Baking adalah kegiatan yang melakukan pemanggangan melalui oven kompor atau oven listrik dan tidak menggunakan medium air dan minyak untuk memasak. Teknik ini cocok diterapkan untuk proses memasak adonan yang terbuat dari tepung, kentang, ataupun bahan lain, seperti ayam atau bebek. Efek dari pemasakan dengan teknik baking membuat permukaan masakan menjadi renyah dan warna yang lebih terkendali.   Beberapa syarat untuk melakukan teknik baking seperti sebelum memasukkan bahan makanan, oven dipanaskan sesuai suhu yang dibutuhkan dan makanan dalam oven harus diletakkan dengan posisi yang tepat. Selama proses baking, panas yang merata di dalam oven memicu reaksi kimia yang mengubah adonan jadi makanan matang yang siap untuk disantap. Biasanya, produk pangan yang diolah menggunakan teknik baking adalah produk pastry, cookies, dan roti.   Teknik baking ini digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri Gelombang 3 Kelompok 84 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kelompok 84 Gelombang 3 menggunakan teknik baking dalam pelaksanaan program kerja Fun Baking. PMM Kelompok 84 Gelombang 3 beranggotakan lima orang yang merupakan mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial yaitu Zidni Ghulam Musyaffa’ (202110030311028), Naila Aisha Andjani (202110030311029), Putri Octavia Nur Aziza (202110030311041), Nadiah Nur Azizah (202110030311052), dan Salwa Nabila Irsyadillah (202110030311044). Kelompok 84 Gelombang 3 dibimbing oleh Ibu Winda Hardyanti, S.Sos., M.Si, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).   Fun Baking merupakan salah satu program kerja yang dirancang oleh Kelompok 84 Gelombang 3 bersama Auna Roti dan Kopi. Auna Roti dan Kopi merupakan badan usaha dari LKSA Robbani, yang seluruh penghasilannya untuk menunjang anak-anak di LKSA Robbani. Kegiatan Fun Baking ini dilaksanakan di Perumahan Jl. Bumi Mondoroko Raya Blok BA-41, Krajan, Watugede, Kec. Singosari, Kab. Malang, Provinsi Jawa Timur pada hari Kamis, 1 Februari 2024.   Kegiatan Fun Baking yang dilakukan adalah membuat cromboloni. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat olahan roti tawar dengan suasana yang santai dan menyenangkan serta secara tidak langsung mempromosikan Auna Roti dan Kopi. Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Naila Aisha4 menit
Pendidikan

Mahasiswa UMM Dukung UMKM Sengkaling dengan PMM Kreatif, Inovatif, dan Digital

Seiring perkembangan teknologi, digitalisasi menjadi kunci bagi UMKM untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas. Memahami hal tersebut, Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 24 gelombang 3 yang beranggotakan yaitu Monica Zahwa Salsabila, Arstia Huurunain Bamna, Fitriyah Ayu Mawarni, Ferdinda Azzahra, dan Wahyu Priacane Agara menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Mendorong Kreativitas, Inovasi, dan Ekspansi Digital pada Pelaku UMKM dalam Industri Kreatif" yang didampingi oleh Dosen pendamping Lapangan Bapak Zainal Arifin, M.Si.             Kegiatan ini berlangsung di Dusun Sengkaling RT 01/ RW 07, Desa Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mulai dari tanggal 19 Januari 2024 sampai dengan 19 Februari 2024. Berfokus pada edukasi dan pendampingan, Kelompok 24 Gelombang 3 PMM ini bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM di Dusun Sengkaling dengan pengetahuan dan keterampilan digital yang dibutuhkan untuk meningkatkan bisnis mereka. Rangkaian Program kelompok 24 dimulai dengan Pembukaan yang dilaksanakan pada 22 Januari 2024 di Balai Desa Mulyoagung yang dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua RT 01/ RW 07 Dusun Sengkaling, Ketua Perkumpulan UMKM Desa Mulyoagung, dan Masyarakat. Lalu dilanjutkan dengan Rangkaian kegiatan PMM UMM Kelompok 24 pada 23 Januari 2024 yaitu adalah Sosialisasi dan pelatihan e-commerce serta pembuatan logo untuk membantu UMKM memasarkan produk mereka secara online. Pada 24 Januari 2024 Kelompok 24 melakukan kegiatan Pendataan awal kepada para pelaku UMKM di Dusun Sengkaling RT 01/ RW 07 untuk memetakan kebutuhan dan potensi mereka. Sedangkan, pada 25 Januari 2024 Kelompok 24 melakukan Sosialisasi tentang pentingnya media sosial dalam digital marketing untuk meningkatkan visibilitas dan branding UMKM. Dan Akhirnya pada 26 Januari 2024 Kelompok 24 melakukan Pendataan lanjutan kepada para pelaku UMKM di Dusun Sengkaling RT 01/ RW 07 untuk memantau perkembangan dan memberikan solusi yang tepat di masa yang akan datang. Dampak positif dari kegiatan dari PMM Kelompok 24 Gelombang 3 ini yaitu dapat Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan digital para pelaku UMKM. Membantu UMKM membuat logo dan memasarkan produk mereka secara online. Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya media sosial dalam digital marketing. Dan juga Memberikan solusi dan pendampingan untuk mengembangkan bisnis UMKM. Dengan terselenggaranya kegiatan PMM UMM Kelompok 24 Gelombang 3 ini, diharapkan para pelaku UMKM di Dusun Sengkaling dapat meningkatkan kreativitas, inovasi, dan ekspansi digital mereka. Hal ini akan meningkatkan daya saing dan pendapatan UMKM, serta mendorong kemajuan ekonomi di Dusun Sengkaling.

fitriyah ayu4 menit
Pendidikan

Workshop Creative di Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi

[Malang, 18 Februari 2024] - [PMM Kelompok 12 Gelombang 3] dengan bangga mengumumkan Program Workshop Creative yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kebahagiaan adik-adik yang tinggal di Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang penuh kegembiraan di mana adik-adik dapat berekspresi melalui seni. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung di mana adik-adik dapat menjelajahi imajinasi mereka, mengembangkan keterampilan seni mereka, dan membangun rasa percaya diri. "Kami percaya pada kekuatan transformatif seni, dan kami sangat senang membawa kesempatan ini kepada adik-adik di Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi," kata Ashrofuddin, Koordinator PMM Kelompok 12 Gel 3. "Tujuan kami bukan hanya memberikan saluran kreatif, tetapi juga menciptakan kenangan dan momen-momen kebahagiaan bagi adik-adik ini." Sesi akan mencakup berbagai kegiatan yang cocok untuk anak-anak dari segala usia dan tingkat keterampilan. Mulai dari menggambar sederhana, membuat kerajinan gelang, hingga proyek mural kolaboratif. acara ini menjanjikan hari yang penuh tawa, pembelajaran, dan eksplorasi seni. Acara "Workshop Creative" ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pengalaman positif bagi adik-adik yang membutuhkan.

ASHROFUDDIN2 menit