#Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

Meningkatkan Kreativitas dan rasa Cinta Budaya Siswa SDN Sumberejo 03 Batu dengan Edukasi dan Pelatihan Ecoprint

Pada hari selasa (28/03/2023) Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri Universitas Muhammadiyah Malang Kelompok 18 Gelombang 1 yang beranggotakan 5 mahasiswa yaitu Rendy Surya Putra, Nanda Febriana Sari, Kareena Kharisma Al-Qodriah, Yoga Adiwinata Prayitno, Anwar Syaddad dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapang, yakni Pak Adhyatman Prabowo, S.Psi., M.Si. baru saja mengadakan Pameran Kelas hasil karya ecoprint siswa kelas 3 SDN Sumberejo 03 Batu dengan menampilkan beberapa produk diantaranya; taplak dan 2 sapu tangan. Pameran ini dilakukan di ruang kelas 3 dengan dihadiri oleh siswa kelas 3 itu sendiri untuk bersama-sama saling melihat produk hasil karya ecoprint yang telah dikerjakan dalam kegiatan edukasi dan pelatihan ecoprint oleh mahasiswa kelompok 18 PMM. Kegiatan ini bertujuan mengapresiasi karya ecoprint siswa kelas 3 pasca kegiatan edukasi dan pelatihan ecoprint sekaligus menunjukkan nilai kain ecoprint yang telah dibuat, ternyata dapat menjadi barang bernilai jual seperti taplak dan sapu tangan.Adapun kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa seperti yang disebutkan oleh koordinator kelompok 18 mengatakan “Kegiatan ini kami lakukan bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan juga cinta terhadap kebudayaan Indonesia,” ujar Rendy Surya Putra. Dari penjelasan mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang, program utama yang mereka tawarkan ialah kegiatan edukasi dan pelatihan ecoprint. Kegiatan memberikan edukasi dan juga pelatihan ecoprint dilakukan oleh siswa kelas 3 SDN 03 Sumberejo Batu. Edukasi dan pelatihan dilakukan secara terpisah, dimana pemberian edukasi mengenai ecoprint sendiri dilakukan hanya dalam sehari, hal ini bertujuan agar siswa mengetahui Teknik-teknik dasar pembuatan ecoprint, sehingga ketika melakukan pelatihan, siswa sudah tidak lagi kebingungan dalam melaksanakan praktik. Setelah memberikan edukasi mengenai ecoprint, pelatihan ecoprint pun dilakukan pada tanggal  6 sampai 10 maret berturut-turut. Hal ini dilakukan dikarekan pembuatan batik menggunakan media ecoprint tidak dapat dilakukan dalam kurun waktu yang sangat singkat.Mewakili kelompok 18 PMM UMM 2023, Rendy menyampaikan harapannya kepada pihak sekolah dan juga para siswa yang menerima edukasi dan juga pelatihan ecoprint.           “ Dalam memberikan edukasi dan juga pelatihan ini kami harap dapat menumbuhkan rasa cinta para siswa terhadap kebudayaan Indonesia. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan yang dapat dikembangkan oleh pihak sekolah., yang nantinya diharapkan dari kegiatan ini, siswa dapat menciptakan karya yang menghasilkan,” jelas Rendy Surya Putra.

zidan loyal3 menit
Opini

Mahasiswa PMM Kelompok 39 Tematik UMM Melakukan Pembersihan sampah di wilayah pantai Wonogiri dan Ngantep.

Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa atau PMM merupakan sebuah program dari kampus Universitas Muhammadiyah Malang yang memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk melakukan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.  Hal tersebut dimanfaatkan oleh mahasiswa PMM kelompok 39 untuk melakukan kegiatan pembersihan pantai Wonogiri dan Nganteb, pantai tersebut masuk kedalam tempat wisata yang ada di BUMDES Tumpakrejo. Karena pantai Wonogiri dan Nganteb sebagai daerah wisata, banyak sampah berserakan yang di tinggalkan pengunjung, berdasarkan pembersihan yang telah dilakukan, sampah yang dominan ditemukan di kawasan pesisir adalah sampah plastik seperti sedotan, kemasan makanan dan minuman.Terbayang betapa banyaknya sampah yang ada di pesisir pantai, yang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan dan penurunan keindahan pantai. Oleh karena itu, mari jaga lingkungan dan pesisir dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Tidak hanya sampah an-organik, ada juga sampah organik yang disebabkan oleh daun – daun kering yang jatuh dari pohon serta ada juga kayu kering yang tumbang.  Tujuan kegiatan kami ini adalah untuk membersihkan sampah – sampah yang berserakan, yang disebabkan oleh para pengunjung yang membuang sampah sembarangan, kegiatan kami ini di harapkan agar pantai Wonogiri dan Nganteb terbebas dari sampah, dan terlihat indah. Dalam kegiatan ini kami membagi kelompok menjadi 2, yang setiap kelompok beranggotakan 3 orang. Setiap kelompok di bagi tugas, ada yang membersihkan sampah organik dan ada yang membersihkan sampah anorganik. Setelah sampah berhasil di kumpulkan, sampah tersebut di jadikan satu di dalam suatu tempat, tempat tersebut terbuat dari semen. Untuk memusnakan semua sampah, kami menggunakan metode pembakaran, jadi kami membakar semua sampah tersebut hingga menjadi abu.

AGM3 menit
Pendidikan

Pembukaan PMM UMM Tematik BUMDES Kelompok 39 Desa Tumpakrejo

GEDANGAN, MALANG  - Salam Bahagia, salam sehat, salam sejahtera bagi kita semua. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di BUMDES Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan HIlirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang dilakukan di Desa Tumpakrejo diselenggarakan pada tahun 2023 ini dibawah Bimbingan Bapak Drs. Amir Syarifudin, M.P selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).    Pembukaan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Januari 2023 pukul 10.00 WIB yang bertempat di Balaidesa Tumpakrejo berjalan secara khidmat dan kondusif. Kegiatan pembukaan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di desa Tumpakrejo dihadiri oleh Bapak Miselan selaku Kepala Desa Tumpakrejo, Bapak Suliswanto selaku Pengurus BUMDesa Tumpakrejo dan juga dihadiri oleh beberapa anggota BUMDesa Tumpakrejo. Pembukaan dimulai dengan kata sambutan dari Bapak Miselan selaku Kepala Desa dan Ketua Koordinasi kelompok 39 Faruq Ferdinan Syah. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan anggota kelompok antara lain, M. Jihan Gumeular, Aria Maulana Eka Mahendra, Abdullah Alkatiri dan M. Prayuda Riansyah. Setelah pembukaan selesai kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.setelah kegiatan pembukaan, anggota PMM melakukan koordinasi kepada pengurus BUMDesa yaitu Bapak Suliswanto untuk merealisasikan apa saja kegiatan yang akan dilaksanakan selama 30 hari kedepannya.

AGM3 menit
Pendidikan

MAHASISWA PMM UMM MEMBUAT SABUN KERTAS DARI LIMBAH KULIT JERUK SERTA MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK-ANAK

Pada kesempatan kali ini mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 33 gelombang 12 yang didampingi oleh dosen pembimbing lapang ibu Aghnia Fuadatul Inayah, M.Farm.Klin, Apt di di KB-TK Assalam Tlogomas, Jl. Baiduri Pandan No.I/2 Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wadah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif pada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program kerja yang dilakukan oleh kelompok 33 gelombang 12 adalah membuat sabun kertas dari limbah kulit jeruk. Pembuatan sabun kertas ini dilakukan di rumah dan dioleskan di KB-TK ASSALAM TLOGOMAS oleh anak-anak. Sabun kertas merupakan inovasi yang memanfaatkan baking paper yang dioles dengan sabun dan dikeringkan sehingga menjadi sabun kertas yang simpel. Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah kulit jeruk, baking paper, texapon, gliserin, essence jeruk, kuas, garam dapur dan wadah. Selanjutnya langkah membuat sabun kertas dari limbah jeruk boleh diakses https://youtu.be/QtpCHtors1w  

Nabila2 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Memberikan Wadah Untuk Melatih Kreativitas Anak-anak Panti Ar Ridlwan Kota Batu

Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasiswa atau PMM merupakan sebuah program dari kampus Universitas Muhammadiyah Malang yang memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk melakukan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat. Hal tersebut dimanfaatkan oleh mahasiswa PMM kelompok 90 untuk melakukan kegiatan “Pendampingan Pembelajaran dan Melatih Kreativitas Anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan” selama satu bulan di salah satu panti asuhan Kota Batu. Kegiatan yang disusun oleh mahasiswa memfokuskan pada program pembelajaran serta mengembangkan kreativitas anak.    Mahasiswa PMM Kelompok 90 Gelombang 13 Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan kegiatan Creativity Day yang diselenggarakan di Panti Asuhan Ar Ridlwan Batu pada Sabtu (11/2). Creativity Day merupakan serangkaian kegiatan dari mahasiswa UMM yang melakukan pengabdian pada masyarakat di Desa Junrejo, Kota Batu. Acara ini merupakan kerjasama antara Panti Asuhan Ar Ridlwan dengan mahasiswa PMM UMM untuk mengisi waktu luang anak-anak di Panti. Antusiasme dalam acara ini sangat tinggi, sebanyak 20 anak yang duduk dibangku kelas 1-3 SMP berpartisipasi.    Dalam kegiatan ini peserta dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 3 orang. Peserta diberikan waktu kurang lebih satu jam untuk menuangkan kreativitasnya dalam pot bunga yang dijadikan sebagai kanvas melukis. Gambar yang dilukiskan sangat beragam, diantaranya pemandangan, taman bunga, hewan, hingga melukis gambar galaksi. Kegiatan ini disambut positif oleh pihak panti asuhan. Menurut pihak panti kegiatan melukis ini merupakan salah satu cara supaya anak-anak tidak bosan ketika sedang libur sekolah. “Kegiatan ini bagus dilakukan, anak-anak bisa mengisi waktu luang mereka supaya tidak bosan saat mereka libur sekolah” jelas Ulya selaku pengurus Panti Asuhan Ar Ridlwan.   “Kegiatan Creativity Day ini kami lakukan dalam rangka mengisi waktu luang anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan dan juga kami ingin menyiapkan wadah untuk menuangkan kreativitas anak-anak dalam bidang seni sehingga diharapkan mereka bisa menyalurkan bakatnya melalui kegiatan ini” ujar Mario Rizky, ketua PMM Bhaktiku Negeri kelompok 90.   Di akhir kegiatan acara ini, panitia memilih 3 hasil karya terbaik dari para peserta yang telah dinilai. Selain menjadi wadah kreativitas anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan, diharapkan kegiatan ini juga dapat menjadi media untuk melatih kerjasama dan rasa menghargai satu sama lain.  

Kurnia Fadillah3 menit