#Ide Kreatif

Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Bantu UMKM Desa Mulyoagung Go Digital

Malang, 17 Februari 2024 - Di era digital ini, keberadaan digital marketing menjadi kunci utama bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) untuk berkembang. Memahami hal tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) gelombang 4 kelompok 27 membantu UMKM di Desa Mulyoagung, Kabupaten Malang, Jawa Timur dalam mengembangkan digital marketing dengan membuat akun media sosial.  Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan dan pemahaman para pelaku UMKM di Desa Mulyoagung tentang digital marketing. Hal ini menyebabkan mereka kesulitan dalam memasarkan produknya secara online dan menjangkau pelanggan yang lebih luas. "Kami ingin membantu UMKM di Desa Mulyoagung untuk meningkatkan daya saing mereka dengan memanfaatkan digital marketing," ujar Wariho, salah satu anggota tim PMM UMM. "Salah satu caranya adalah dengan membuatkan akun media sosial untuk mereka." Media sosial dipilih sebagai platform utama karena kemudahan akses dan jangkauan yang luas. Tim PMM UMM membantu UMKM dalam membuat akun media sosial seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp Business. Kegiatan PMM UMM di Desa Mulyoagung ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam meningkatkan daya saing mereka dengan memanfaatkan digital marketing. Dengan memiliki akun media sosial dan pengetahuan tentang cara mengelolanya dengan baik, UMKM di Desa Mulyoagung dapat memasarkan produknya secara lebih luas dan meningkatkan penjualan mereka.

Angga Fadhil2 menit
Pendidikan

Desain Poster Jadi Seru! Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang Gelar Pelatihan Desain dengan Canva untuk Anak-anak Panti Asuhan Ar-Ridlwan

Malang, 05/02/2024 - Universitas Muhammadiyah Malang melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PMM) Gelombang 4 Kelompok 58 menggelar kegiatan pelatihan desain poster media sosial menggunakan media Canva. Acara ini diikuti oleh seluruh anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan) yang berlokasi di Jl. Mojowarno No.89, RW.05, Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur pada hari Senin, 5 Februari 2024. Dalam suasana penuh semangat, mahasiswa PMM Gelombang 4 Kelompok 58 dari Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk memberdayakan masyarakat melalui ilmu dan keterampilan. Anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan mereka pada dunia desain poster media sosial. Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari para mahasiswa PMM, yang kemudian memberikan pengenalan tentang penggunaan Canva sebagai alat desain online yang sederhana namun efektif. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar desain poster, pilihan warna yang baik, dan tata letak yang menarik. Anak-anak Panti Asuhan secara langsung terlibat dalam praktik desain poster menggunakan Canva, sehingga dapat menerapkan konsep-konsep yang telah mereka pelajari. "Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak Panti Asuhan dapat mengembangkan kreativitas mereka dan memahami potensi yang dimiliki oleh media sosial. Desain poster ini bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan positif dan kreativitas mereka kepada masyarakat luas," ungkap Mahayu Larasati selaku Koordinator PMM Kelompok 58. Acara ini tidak hanya memberikan keterampilan desain digital kepada anak-anak, tetapi juga menciptakan momen berharga dan kebahagiaan. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan diri melalui karya-karya mereka, yang kemudian dipamerkan pada akhir acara. Manajemen Panti Asuhan Ar Ridlwan menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa PMM Gelombang 4 Kelompok 58 dan Universitas Muhammadiyah Malang atas kegiatan yang bermanfaat ini. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk memberikan inspirasi dan pengetahuan kepada anak-anak yang berada di bawah asuhan mereka. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan untuk terlibat lebih aktif dalam dunia digital dan mengembangkan keterampilan yang dapat mendukung masa depan mereka.  

Viola Kharida Hasna3 menit
Pendidikan

PMM UMM Tingkatkan Soft Skill dan Pencegahan Bullying di SDN Donomulyo 3

Kegiatan Pengabdian Masyarakat, atau yang dikenal sebagai PMM, merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ( https://umm.ac.id/ ) untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami kelompok 65 gelombang 1 terdiri dari 5 mahasiswa dari Fakultas Agama Islam dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yaitu Ghulam Fahlevi, Ardianty Kartika, Viera Sandradiva, Fira Mufida, dan Regina Audi, dipandu oleh Bapak Ramli Ramadhan S.Hut, M.A. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) selama kurang lebih 30 hari, dimulai dari tanggal 19 Januari 2024 di SDN Donomulyo 03. Soft Skill merujuk pada keterampilan non-teknis seseorang, termasuk kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, kepemimpinan, integritas, dan banyak lagi. Biasanya, keterampilan ini jarang diajarkan secara formal di kelas, melainkan dipelajari melalui interaksi sosial, pengalaman, observasi, atau praktik. Sementara itu, bullying merupakan perilaku agresif dan negatif yang sengaja dilakukan untuk menyakiti, mendominasi, atau merendahkan orang lain baik secara mental maupun fisik. Menurut Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), kasus bullying di lingkungan sekolah meningkat sebanyak 30 kasus sepanjang tahun 2023.  Kegiatan peningkatan soft skill yang dilakukan oleh siswa siswi SDN Donomulyo 03 meliputi kegiatan saving money atau menabung dan pelatihan public speaking melalui kegiatan pildacil atau da’i cilik. Kegiatan saving money melibatkan siswa dari kelas 1-3, dimana mereka diberikan materi dasar tentang pentingnya menabung dan langkah-langkah untuk mencapai kesuksesan dalam menabung melalui presentasi slide dan video edukatif. Output dari kegiatan saving money ini, dapat menumbuhkan kecintaan dalam menabung dan mereka dapat membuat celengan dengan kreativitas mereka sendiri. Selain itu, dengan membuat celengan secara kreatif, siswa siswi juga bisa mengekspresikan imajinasi dan bakat mereka dalam seni dan kerajinan. Dengan cara ini, menabung tidak hanya menjadi tugas yang membosankan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas dan mengasah keterampilan. Pada pelatihan da’i cilik, siswa-siswi pilihan dilatih dengan penuh dedikasi. Materi yang diberikan disesuaikan dengan tema yang berbeda untuk setiap anak, mulai dari nilai-nilai betbakti kepada orang tua yang menciptakan kedewasaan emosional, hingga pentingnya hormat kepada guru sebagai bentuk penghormatan terhadap ilmu. Isra’ Mi’raj diajarkan untuk memperkuat keyakinan terhadap perjalanan spiritual, sementara Amar Ma’ruf Nahi Munkar ditekankan untuk mendorong keberanian dalam berbuat kebaikan dan menolak keburukan. Selain penguasaan materi, pelatihan ini juga mencakup aspek penting lainnya, seperti ketrampilan berbicara di depan umum. Siswa-siswi dilatih untuk menjadi penceramah yang mampu memukau audien dengan kemahiran presentasi yang baik. Output dari pelatihan da’i cilik ini, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan public speaking. Siswa siswi  juga mengikuti perlombaan Isra’ Mi’raj yang dilakukan dilingkungan sekolah. Dengan mengikuti perlombaan Isra' Mi'raj ini, para siswa dan siswi tidak hanya dapat meningkatkan kecakapan berbicara di depan umum, tetapi juga belajar untuk bersaing secara sehat dan kompetitif. Hal ini tentu akan membantu mereka dalam mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi mereka.  Dalam kegiatan mencegah bullying, siswa-siswi kelas 4-6 SD diberikan materi melalui presentasi slide PowerPoint dan penyelesaian kasus melalui video edukasi. Materi anti bullying mencakup pengertian, dampak, dan langkah pencegahan terhadap perilaku bullying. Pada pertemuan selanjutnya, siswa siswi melakukan FGD (Forum Group Discussion) yang dimana mereka membentuk kelompok dan diberikan kuis yang harus dipecahkan secara berkelompok dan diberikan games yang dapat meningkatkan kerjasama dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, para siswa juga diajak untuk berpartisipasi dalam permainan peran yang dirancang khusus untuk meningkatkan empati dan pemahaman terhadap korban bullying. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan para siswa dapat memahami pentingnya menghormati perbedaan, bekerja sama, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung bagi semua siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan penuh dengan rasa saling menghargai di sekolah Output dari kegiatan anti bullying ini, siswa siswi membuat poster yang didalamnya mencakup pesan terhadap pencegahan bullying disekolah yang divisualisasikan berupa gambar maupun tulisan diatas kertas poster. Dengan demikian, pesan-pesan pencegahan bullying dapat disampaikan secara luas dan lebih mudah dipahami oleh seluruh anggota sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan bagi semua orang. Saat acara penutupan PMM, siswa-siswi dilatih dalam musikalisasi puisi, bernyanyi, dan menyampaikan kesan pesan. Pada kesempatan ini, penghargaan diberikan kepada siswa-siswi terbaik oleh sekolah dan kelompok PMM.  Dalam kesempatan yang diberikan oleh kepala sekolah dan para guru SD Donomulyo 03 untuk meningkatkan soft skill dan mencegah bullying di lingkungan sekolah, kami berupaya mengoptimalkan kegiatan ini. Kami berharap agar siswa-siswi SDN Donomulyo 03 dapat terus mengaplikasikan dan mengembangkan pengetahuan yang telah kami sampaikan.  

Fira Faqiha8 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Bantu Branding UMKM desa mojorejo “Mina Mojorejo sejahtera”

Mahasiswa PMM UMM kelompok 59 gelombang 4 Melakukan kegiatan di desa Mojorejo kecamatan Junrejo kota batu tepatnya di UMKM desa yang bergerak di bidang perikanan yang diberi nama “ Mina Mojorejo Sejahtera” yang dimana UMKM ini berdiri di tahun 2022 namun belum memiliki branding yang kuat seperti belum ada logo ataupun plang bentuk pengenal atau branding dari UMKM itu sendiri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).Selain itu, melalui PMM ini mahasiswa berkesempatan untuk belajar banyak hal yang berkaitan dengan masyarakat karena terjun langsung di lokasi. Salah satu kegiatan yang menonjol yang dilakukan Mahasiswa PMM dengan dosen pembimbing dr.Muslikhati,S.E,M.E ialah dengan melakukan pembuatan Logo dan plang untuk meningkatkan branding dengan tujuan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa PMM yang terdiri dari Dwi Kurniawan Putra (koordinator),Rafi Wildan (Sekretaris),Nadia Hasna (Bendahara),Mohammad nasir ( Dokumentasi),dan Siti nur Kholifah (Humas) yang tergabung dalam PMM Kelompok 59 gelombang 4 UMM.  Di awal kedatangan PMM UMM kelompok 59 gelombang 4 di mojorejo,Rujito selaku kepala desa Mojorejo menyambut dengan hangat “semoga dengan adanya program PMM ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa khususnya desa mojorejo” harapnya. Berangkat dari latar belakang UMKM dan harapan pak kepala desa,akhirnya di tanggal 19 februari 2024 Logo dan plang berhasil dibuat dan dipasang. Tentu proses mencapai itu semua tidak spontan tercapai,di mulai dari hari pertama di desa dengan menanyakan kendala dan apa yang dibutuhkan saat ini oleh UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” yang relate dengan zaman sekarang. Setelah mengetahui permasalahan dan apa yang dibutuhkan Mahasiswa PMM UMM melakukan diskusi bersama dan dikoreksi oleh Muslikhati selaku dosen pembimbing lapangan. Dari pendiskusian itulah  mahasiswa PMM UMM melakukan pitching logo dan konsep di depan ketua dan anggota UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” yang akhirnya mendapatkan beberapa saran yang langsung di follow up sehingga Logo dan Konsep disetujui oleh ketua dan anggota UMKM tersebut. Ketua UMKM “mina Mojorejo sejahtera” Syamsul Arifin menyampaikan rasa terima kasih nya kepada mahasiswa PMM UMM atas Branding yang dilakukan untuk UMKM yang bergerak di bidang perikanan tersebut “saya mewakili temen-temen UMKM sangat berterima kasih kepada UMM dan terkhusus mahasiswa PMM kelompok 59”ungkapnya. Syamsul juga berharap apa yang mahasiswa berikan dapat bermanfaat bagi semua “ semoga kami bisa mempelajari hal-hal yang udah mahasiswa sampaikan berkaitan dengan branding sehingga dikemudian hari kami mampu mengembangkannya secara mandiri” Harapnya. Di akhir penutupan Mahasiswa PMM kelompok 59 Gelombang 4 memberikan sertifikat penghargaan kepada UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” atas dedikasi dan kontribusinya dalam pelaksanaan Pengabdian masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang berlangsung dari tanggal 19 Januari-19 Februari.  

Dwi Kurniawan Putra6 menit
Pendidikan

PMM UMM Desa Oro-Oro Ombo Batu Bantu Tingkatkan Pengujung Homestay dengan Website

Kelompok 22 gelombang 3 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang telah mengadakan sebuah kegiatan “Sosialisasi Promosi Homestay Menggunakan Sosial Media dan Website” sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kerja Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) pada tanggal 9 Februari 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada paguyuban homestay dan villa di Desa Oro Oro Ombo. Dalam acara ini, mahasiswa menyampaikan materi tentang pembuatan konten yang menarik, termasuk teknik pengambilan gambar, pengeditan video yang atraktif, serta pembuatan narasi yang efektif dalam video promosi. Koordinator kelompok, Agus Fahmi Aji Pramana menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan paguyuban homestay di Desa Oro-Oro Ombo untuk membantu para pemilik homestay / villa meningkatkan kunjungan terhadap usaha mereka melalui sosial media dan website pribadi. “Para peserta diberikan informasi terperinci tentang cara mempromosikan usaha homestay dan villa melalui website pribadi. Materi yang disampaikan mencakup langkah-langkah untuk membuat website yang menarik, termasuk galeri foto dari homestay, penyediaan kontak dan informasi yang mudah diakses bagi calon pengunjung,” ujar Agus Fahmi, pada Kamis (15/02/2024). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga melibatkan interaksi antara mahasiswa dan paguyuban wirausaha homestay dan villa. Pertukaran pengalaman dan diskusi aktif dilakukan untuk memastikan pemahaman yang mendalam terkait dengan materi yang disampaikan. “Kami berharap ilmu yang kami berikan pada kegiatan kali ini dapat membantu para pemilik homestay / villa dalam memahami seberapa pentingnya pengaruh sosial media dan website untuk mempromosikan usaha mereka, terlebih lagi kota Batu dijuluki Kota Wisata, dengan banyaknya destinasi wisata alami yang ada, dapat menjadi poin lebih untuk menggaet pengunjung,” ungkapnya. Sebagai apresiasi atas partisipasi mereka, para peserta yang mengikuti kegiatan ini diberikan sertifikat pada akhir acara. Sertifikat tersebut menjadi bukti penghargaan atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuan terkait promosi usaha homestay dan villa melalui konten digital dan website pribadi. Kegiatan pengabdian ini menjadi langkah konkret dalam menghubungkan dunia akademis dengan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha mikro dan kecil di Desa Oro Oro Ombo. Diharapkan, melalui transfer pengetahuan dan keterampilan yang dilakukan oleh mahasiswa, dapat memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas promosi usaha wisata di desa tersebut.   “Para peserta dalam kegiatan ini sangat antusias dengan saling memberikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang usaha yang mereka jalankan, hal itu juga memberikan manfaat bukan hanya bagi peserta namun juga para mahasiswa,” katanya menutup.  

Fauzan Adrivano4 menit