
Batu (29/12) - Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang beranggotakan Fitri Ardiningsy Antika, Rindu Anugrah, Nurita Fazzun Kusuma, Dinda Kartika Rahmadani dan Denintya Eka Aprilia dengan Dosen pembimbing lapangan (DPL) Bapak Luqman Dzul Hilmi, SE., MBA.. Program ini dimulai pada bulan November 2021 dan berlangsung selama satu bulan hingga Desember 2021. Pengabdian ini dilakukan melalui renovasi perpustakaan yang di mana tempat bagi siswa dan siswi untuk mencari ilmu melalui buku. Sekolah yang menjadi target dari mahasiswa PMM ini yaitu SDN Junrejo 02 yang terletak di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
“Sebenarnya perpustakaan ini baru saja selesai direnovasi, namun karena adanya pandemi membuat perpustakaan menjadi berantakan dan tidak terurus. Jadi pihak sekolah meminta bantuan kepada kami untuk membantu merapihkan perpustakaan di SDN Junrejo 02 menjadi tempat yang nyaman dan layak untuk digunakan.” Ucap salah satu mahasiswa PMM Kelompok 45.
Kondisi dari perpustakaanya terlihat berantakan, malah sangat tidak layak untuk dijadikan tempat belajar. Karena banyak buku yang tercecer tidak sesuai dengan jenisnya, tentunya yang akan membuat siswa dan siswi merasa kebingungan nantinya. Belum lagi rak buku yang memiliki banyak debu, yang bisa saja membuat pernafasan dari siswa dan siswi terganggu. Apalagi, sekolah secara offline sekarang sudah mulai dilakukan. Yang berarti perpustakaan dari sekolah ini akan segera digunakan oleh para siswa dan siswinya.
Renovasi yang dilakukan perpustakaan ini memakan waktu selama kurang lebih satu bulan. Langkah pertama yang dilakukan oleh mahasiswa untuk merapihkan perpustakaan yaitu dengan menggabungkan buku-buku sesuai dengan jenisnya. Kemudian, terlihat pada perpustakaan masih banyak buku yang dikirimkan oleh pemerintah masih terikat dan terbungkus pada wadahnya. Hal ini dilakukan guna anak-anak dapat dengan mudah membaca buku dan tidak pusing ketika mencarinya. Langkah kedua yang dilakukan yaitu dengan cara memindahkan rak-rak buku kembali pada tempatnya, serta menata tempat membaca untuk para siswa dan siswi yang dihiasi dengan gantungan dari kertas.
Kini, perpustakaan pun terlihat bersih dan rapi sehingga anak-anak dan guru dapat menggunakan perpustakaan ini dengan baik. Dengan adanya pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa ini dapat membuka mata dunia agar bisa menjadi sukarelawan bagi hal-hal yang berbau sosial.
