
Malang (22/6) - Masalah yang terjadi diindonesia sendiri bukan hanya mengenai Covid 19 saja. Problem yang dirasa sangat meracuni keadaan public, salah satunya perihal pencemaran lingkungan akibat sampah. Seperti yang diketahui sampah termasuk barang sisa yang tidak layak lagi digunakan. Dalam setiap harinya manusia pasti memproduksi sampah hal ini sesuai kebutuhanya, banyaknya sampah menimbulkan pencemaran lingkungan yang dirasa cukup berbahaya, seperti banjir, polusi udara bahkan bau tidak sedap.
Dampak yang berbahaya tersebut tentunya diakibatkan karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan seperti membuang sampah disungai, sampah dibakar, dan dibuang sembarangan dipinggir jalan. Selain kurangnya kesadaran terhadap lingkungan, ternyata masih minim fasilitas tempat sampah yang dirasa efektif. Hal ini mengakibatkan mereka membuang sembarangan di sungai dan dipinggiran jalan. Sudah banyak solusi yang sudah diterapkan dalam menangani perihal tempat penampungan sampah sementara seperti tempat sampah dari bahan dasar batu dan pasir, namun masyarakat masih salah dalam pengelolahannya yaitu beberapa bagian sampah dibakar serta tempat mudah roboh.
Selain itu sudah banyak tempat sampah plastic yang dibuat namun ukurannya cukup kecil dan tidak mampu menampung sampah sekitar 5-7 hari. Dalam masalah tersebut terdapat suatu terobosan baru yaitu RETICLE (Reuse of plastic bottle) pembuatan tempat sampah dari pemanfaatan bekas botol plastic. Desain tempat sampah ini berbentuk persegi dengan ukuran 1,5 x 1,5 meter dengan keunggulan dapat menampung sampah selama 5-7 hari untuk lingkup RT serta biaya lebih murah dibandingkan dengan tempat sampah plastik dan bata yang sudah ada. Mekanisme pengelolahan yaitu sampah yang tertumpuk penuh akan ada pemeriksaan dan pengangkutan dengan mobil baik oleh ketua RT maupun para pemuda setiap pekannya tujuannya yaitu sampah yang tertumpuk supaya terus terkontrol dengan baik agar tidak dibiarkan atau dibakar. hal ini sebagai penanganan terjadinya proses penumpukan dan pembusukan. RETICLE ini sudah pernah di kompotisikan dalam agenda lingkup nasional yaitu di Leadership Project / YOULEAD COMPOTITION dan mendapat peringkat pertama di kompetisi tersebut. dan rencana kedepan RETICLE ini dapat dikembangkan dengan baik dan dapat terpublikasi ke seluruh indonesia dengan tujuan mampu menangani permasalahan pembuangan sampah serta mampu mengajak masayarakat untuk berfikir maju caranya dengan memanfaatkan kembali sisa sisa barang bekas untuk dikelola menjadi barang yang berfungsi dengan baik.