Tidak ada koneksi internet. Menampilkan data tersimpan.
  • Beranda
  • Berita
    Semua Berita
  • Kontak
  • Daftar
  • Masuk

Cari disini

×
Beranda / Berita / Peduli Lingkungan, PMM UMM Olah Limbah Kulit Singkong Jadi Pupuk Organik

Peduli Lingkungan, PMM UMM Olah Limbah Kulit Singkong Jadi Pupuk Organik

Khozin di Gaya Hidup
  • Sabtu, 24 Februari 2024 03:59:35
  • 8menit

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan yang berdampak kepada masyarakat, Kegiatan tersebut diwujudkan dalam Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM). Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib dilakukan bagi semua mahasiswa yang sedang aktif di universitas tersebut. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh  kelompok 86 gelombang 4 pada Februari 2024. PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat.  PMM dilaksanakan oleh mahasiswa jurusan Manajemen yang terdiri dari Tia Astiarti Putri, Diva Mauda Muftiah, Akbar Cahya Krisdana, Iqbal Hoesny Basalamah, dan Fitria Dwi Kristianto.

UMKM merupakan tonggak utama bagi perekonomian di Indonesia, dalam memanfaatkan hal tersebut kami menyasar kelompok UMKM usaha kerupuk singkong yang terletak di Jalan Margobasuki Gang Ulil Abshor No 44 RT 01 RW 03 Desa Jetis Mulyagung Kec Dau, Kab Malang Jawa Timur. UMKM usaha kerupuk menghasilkan sebuah limbah yang akan memberikan eksternalitas bagi lingkungan, sehingga kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut menjadi produk pupuk cair.

 

Pengupasan kulit singkong

Kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh mahasiswa dengan mengupas kulit singkong sebagai bahan utama pembuatan pupuk cair, kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa dan pelaku usaha UMKM. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari bahan terbaik pupuk cair. Mahasiswa memberikan inovasi baru bagaimana pemanfaatan kulit singkong untuk menambah pendapatan, dengan memanfaatkan kulit singkong sebagai bahan utama pupuk cair.

  

                                          Proses pengolahan kulit singkong

Setelah kulit singkong dipisahkan selanjutnya mahasiswa memasuki proses yang kedua yaitu pencampuran kulit singkong dengan vitamin. Proses ini akan menghasilkan sebuah pupuk cair dari limbah kulit singkong. Mahasiswa melakukan packaging dengan menggunakan botol bekas sebagai tempat dari pupuk cair. Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa memberikan dampak terciptanya pemanfaatan bagi masyarakat di sekitar, lingkungan, dan UMKM kerupuk singkong.

 

Pembagian pupuk limbah kulit singkong kepada warga sekitar

Hasil produk Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) pupuk cair limbah kulit singkong yang sudah jadi dibagikan kepada masyarakat sekitar. Menurut pak haryanto warga sekitar yang berada di dekat UMKM kerupuk singkong mengatakan bahwa program Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) sangat bermanfaat karena mahasiswa mampu mengelola limbah menjadi sesuatu yang bisa di manfaatkan Kembali dan memiliki nilai jual.

Tag :

Pengabdian Masyarakat

Bagikan :

Khozin

    Mungkin Anda Tertarik

    1.

    Dosen UMM Raih Social Impact Award Dari FH UB
    Sholahuddin Al-Fatih di Gaya Hidup
    • Senin, 26 Juli 2021
    • 2 menit

    2.

    Mahasiswa PMM 30 Gelombang 7 UMM Sosialisasikan tentang Vaksinasi Covid-19 dan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Guna Menghadapi Pandemi COVID-19
    fesli fadhila di Gaya Hidup
    • Jumat, 16 Juli 2021
    • 3 menit

    3.

    Gerakan Literasi Digital Siberkreasi Kominfo Gandeng Akademisi FH UMM
    Sholahuddin Al-Fatih di Gaya Hidup
    • Sabtu, 5 Juni 2021
    • 3 menit

    4.

    Gerakan Puasa Sampah, Momentum Kontruksi Habitus Masyarakat Pasca Lebaran
    Nuria Riry di Gaya Hidup
    • Kamis, 6 Mei 2021
    • 8 menit
    © 2026 Malanghub . Made with , Designed byW3layouts

    Syarat dan KetentuanKebijakan Privasi