
Malang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan penyuluhan kesehatan tentang resistensi antibiotik dan pencegahan diabetes pada Selasa, 12 Agustus 2025. Acara tersebut berlangsung di Dusun Nanasan, Desa Ngawonggo, bertempat di rumah Ibu Kader Pos 3, dengan melibatkan ibu-ibu kader posyandu serta para lansia sebagai peserta utama.
Kegiatan ini digelar sebagai wujud pengabdian mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara bijak dan menjaga pola hidup sehat. Materi penyuluhan difokuskan pada bahaya resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak tepat serta upaya pencegahan penyakit diabetes yang banyak menyerang usia lanjut.
Dalam penjelasannya, mahasiswa KKN menyampaikan bahwa resistensi antibiotik dapat muncul jika masyarakat mengonsumsi obat tanpa resep dokter atau menghentikan penggunaan sebelum waktunya. Kondisi ini bisa membuat antibiotik tidak lagi efektif melawan bakteri. Selain itu, pola makan tinggi gula dan kurangnya aktivitas fisik diidentifikasi sebagai penyebab utama meningkatnya risiko diabetes pada lansia.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, mulai dari cara mengenali gejala awal diabetes, aturan minum obat yang benar, hingga tips sederhana untuk mengurangi konsumsi gula harian. Ibu-ibu posyandu dan lansia menyambut positif kegiatan ini karena informasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, kegiatan penyuluhan juga mendapat kunjungan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang, yaitu Bapak Drs. Mohammad Jufri, S.T, M.T. Kehadiran beliau memberikan dukungan sekaligus apresiasi atas semangat mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Malang, Renata, menjelaskan bahwa tujuan penyuluhan ini adalah agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga. “Kami berharap ibu-ibu posyandu dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi ini, sementara para lansia lebih waspada terhadap penyakit yang rentan menyerang di usia tua,” ujarnya.
Setelah penyuluhan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan gratis gula darah bagi para lansia. Pemeriksaan ini bertujuan agar peserta dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung dan lebih termotivasi untuk menjaga pola makan serta gaya hidup sehat. Banyak peserta yang merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan sederhana tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Malang dengan bimbingan DPL Drs. Mohammad Jufri, S.T, M.T. Tim pelaksana terdiri dari Renata (202310410311215), Adelia Fadhil (202310410311184), Saada Dzaroini (202310410311185), Shela Ayu Safitri (202310410311198), dan Pritha Divani (202310410311211). Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat Dusun Nanasan semakin sadar akan bahaya resistensi antibiotik serta pentingnya pencegahan diabetes sebagai upaya menjaga kualitas kesehatan keluarga.