• Beranda
  • Berita
    Semua Berita
  • Kontak
  • Daftar
  • Masuk

Cari disini

×
Beranda / Berita / Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Buah Jeruk di Desa Selorejo

Diversifikasi Pangan Olahan Berbasis Buah Jeruk di Desa Selorejo

Rafiq Usdiqa Maulana di Volunteerism
  • Senin, 21 Februari 2022 07:21:46
  • 4menit

Malang (21/2) - Seorang mahasiswa dituntut untuk tidak hanya terfokus kepada akademik saja. Sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi, ada 3 poin kewajiban bagi mahasiswa maupun civitas akademika, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam sebuah hadis juga dikatakan bahwa “sebaik-baik manusia, adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Thabrani dan Daruquthni), sehingga poin kebermanfaatan seharusnya menjadi motivasi tersendiri untuk melakukan lebih kepada orang lain. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kegiatanpengabdian kepada masyarakat di Desa Selorejo.

 

Desa Selorejo merupakan sebuah desa yang terletak di Kabupaten Malang dan memiliki luas wilayah untuk pemukiman sekitar 40 Ha dan 410 Ha dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Tak heran jika desa terkenal dengan terkenal dengan wisatanya dan hamparan tanaman buah jeruknya yang luas. Pada musim panen, produksi jeruk di desa ini dapat mencapai 975 ton/bulan. Sayangnya, hasil panen yang melimpah ini tidak diimbangi dengan pengolahan jeruk yang lebih maksimal menjadi produk yang bernilai jual yang tinggi. Hal inilah yang melatarbelakangi adanya program pemberdayaan masyarakat di Desa Selorejo guna mengembangkan potensi desa berupa sumber daya alamnya dan mendukung desa Selorejo  sebagai desa agroekowisata.

 

 

Kegiatan yang dilakukan di desa berupa pengolahan jeruk menjadi produk pangan olahan seperti kue, sirup, dan permen sehingga akan meningkatkan nilai dari produk itu sendiri dibandingkan sebelum adanya pengolahan lebih lanjut. Produk pangan ini nantinya akan dipasarkan di daerah Malang dan sekitarnya. Selain itu, limbah pengolahan seperti kulit jeruk akan diproses lebih lanjut menggunakan metode vermicomposting untuk meminimalisir limbah yang ada. Vermicomposting merupakan proses pembuatan pupuk kompos melalui pemanfaatan budidaya cacing. Vermicomposting ini nantinya akan menghasilkan dua produk utama yaitu biomassa cacing dan pupuk kompos bekas cacing. Cacing yang digunakan merupakan cacing pemakan sampah sehingga nantinya diharapkan limbah organik seperti limbah kulit jeruk tersebut dapat didekomposisi menjadi humus dan tanah yang dihasilkan kayak akan unsur hara. Adapun biomassa cacing dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein bagi beberapa hewan dan keperluan lainnya.

 

 

Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, diharapkan ilmu yang didapatkan sewaktu berada di bangku perkuliahan tidak hanya sebatas teori saja, namun dapat langsung diimplementasikan di masyarakat seperti untuk membantu meningkatkan potensi sumber daya alam desa selorejo dan perekonomian masyarakat sekitar.

Tag :

Pengabdian MasyarakatTrue StoryIde Kreatif

Bagikan :

Rafiq Usdiqa Maulana

Mahasiswa Program Studi Bioteknologi Universitas Brawijaya

Mungkin Anda Tertarik

1.

Mengenal Reticle, Penampung Sampah Rumah Tangga yang Efektif
iyan di Volunteerism
  • Senin, 21 Juni 2021
  • 3 menit

2.

Mahasiswa Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan “Sandal Lukis” bersama lansia RAAL Griya Asih Lawang
M Daffa Akbar Juliantoro di Volunteerism
  • Rabu, 31 Agustus 2022
  • 2 menit

3.

Gempa Malang Selatan "Respon Cepat Penerima Manfaat Baktinusa Bersama Berbagai Elemen Dompet Dhuafa"
rijal helmy di Volunteerism
  • Minggu, 27 Juni 2021
  • 6 menit

4.

Mahasiswa UM Peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 1 Pengabdian di Desa Sendiri
Nuria Riry di Volunteerism
  • Jumat, 23 Juli 2021
  • 5 menit
© 2026 Malanghub . Made with , Designed byW3layouts