• Beranda
  • Berita
    Semua Berita
  • Kontak
  • Daftar
  • Masuk

Cari disini

×
Beranda / Berita / SABUN JAGO DESA : INOVASI HIJAU NGAWONGGO, SINERGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG SATU LANGKAH UNTUK DESA

SABUN JAGO DESA : INOVASI HIJAU NGAWONGGO, SINERGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG SATU LANGKAH UNTUK DESA

Renata Re di Pendidikan
  • Selasa, 19 Agustus 2025 06:34:27
  • 3menit

Malang, 4 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 4 yang bertugas di Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan dasar lemon. Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB ini merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan keterampilan sekaligus pemanfaatan potensi lokal.

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu kader posyandu dan penggerak PKK Desa Ngawonggo. Para peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan, mulai dari mendengarkan penjelasan teori hingga mencoba praktik langsung. Pemilihan buah lemon (Citrus limon) sebagai bahan utama bukan hanya karena ketersediaannya yang cukup melimpah di daerah tersebut, melainkan juga karena kandungan asam sitratnya yang berfungsi sebagai pembersih alami.

Dalam proses formulasi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa sabun cuci piring dibuat melalui kombinasi beberapa bahan, yakni Texapon sebagai pembentuk busa, Sodium Lauryl Sulfate (SLS) untuk meningkatkan daya bersih, serta garam dapur sebagai pengental. Proses pencampuran dilakukan secara manual dengan takaran yang terukur, sehingga menghasilkan sabun cair dengan aroma segar, tekstur stabil, serta efektivitas tinggi untuk membersihkan peralatan dapur.

Selain itu, mahasiswa memberikan simulasi perhitungan bahan untuk skala produksi. Misalnya, untuk menghasilkan 60 botol sabun berukuran 200 mL, warga membutuhkan sekitar 12 liter formula sabun. Informasi praktis ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan keterampilan produksi mandiri serta membuka peluang usaha kecil berbasis potensi lokal.

Ketua tim KKN Desa Ngawonggo, Renata, menyampaikan harapannya agar program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, pelatihan ini dapat mengurangi ketergantungan pada produk pembersih berbahan kimia sintetis yang harganya relatif lebih mahal, sekaligus memperkuat pemanfaatan hasil pertanian lokal.

Kegiatan ini disusun dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Malang dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Drs. Mohammad Jufri, S.T, M.T. Tim pelaksana terdiri dari Renata (202310410311215), Adelia Fadhil (202310410311184), Saada Dzaroini (202310410311185), Shela Ayu Safitri (202310410311198), dan Pritha Divani (202310410311211). Pelaksanaan berjalan lancar dan sukses, di mana produk sabun yang dihasilkan dapat langsung digunakan oleh warga pada hari yang sama.

Tag :

Pengabdian MasyarakatIde Kreatif

Bagikan :

Renata Re

    Mungkin Anda Tertarik

    1.

    Pendaftaran Beasiswa Etos Kemitraan Sudah Dibuka Mulai 3 April 2021, Yuk Simak Penjelasannya
    MASYKUR HUDA di Pendidikan
    • Minggu, 4 April 2021
    • 4 menit

    2.

    Bikin Bangga, PM Youlead 1 Malang Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI PT UM Periode 2021-2022
    Sholahuddin Al-Fatih di Pendidikan
    • Senin, 5 April 2021
    • 2 menit

    3.

    KKN-TI UM Edukasi Sehat Keuangan UMKM Ecoprint Desa Gadingkulon untuk Survive Ditengah Pandemi
    RIZA AGUNG di Pendidikan
    • Jumat, 23 Juli 2021
    • 3 menit

    4.

    Survei Lokasi KKN Tematik Integrasi Universitas Negeri Malang di Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang
    RIZA AGUNG di Pendidikan
    • Kamis, 24 Juni 2021
    • 3 menit

    Download Sekarang

    iOSAndroidmacOSWindowsLinux
    © 2026 Malanghub . Made with , Designed byW3layouts

    Syarat dan KetentuanKebijakan Privasi