
Minggu, 27 Agustus 2025 12:55
Pengabdian pada Masyarakat oleh Mahasasiswa (PMM) merupakan kegiatan pengganti KKN untuk mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan PMM merupakan pengaplikasian dari ilmu atau gagasan mahasiswa kepada masyarakat langsung, masyarakat di desa maupun siswa – siswi di sekolah. Program (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang adalah suatu program yang dilakukan oleh mahasiswa dengan tujuan untuk memberikan dampak yang baik serta manfaat yang positif secara nyata. Mahasiswa PMM Desa Slamet, Kec. Tumpang Kelompok 1 dari UMM, beranggotakan 5 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) program studi farmasi, yaitu Dhimas Fadlilah Muttaqin, Rahmana Fajar Dwi Cahyo, Ihza Fadilah Rizky, Muhammad Raditya Lingga Cekrawangsa Seputro, dan Muhammad Angga Ferdiansyah.
Mahasiswa PMM Desa Slamet, Kec. Tumpang kelompok 1 memperkenalkan BIOLARVASIDA, dalam rangka memberantas jentik nyamuk secara mandiri. BIOLARVASIDA merupakan obat pemberantas jentik nyamuk, yang terbuat dari serbuk daun sirih. Berdasarkan penelitian terbaru, daun sirih mengandung senyawa Alkaloid dan minyak atsiri yang bersifat sebagai racun bagi jentik nyamuk. BIOLARVASIDA merupakan inovasi yang sangat bagus, dikarenakan sangat mudah dibuat di rumah dan ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alam. Inovasi ini dalam pemberantasan jentik nyamuk dinilai lebih baik dibandingkan dengan menggunakan bahan kimia, seperti fogging karena alasan kesehatan.
Pada hari minggu, 27 Juli 2025 Mahasiswa PMM Desa Slamet, Kec. Tumpang Kelompok 1 melaksanakan kegiatan pembuatan BIOLARVASIDA bersama dengan anggota PKK Dusun Karang Jambe. Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang anggota PKK Dusun Karang Jambe. Kegiatan ini dilakukan dengan pemaparan materi, praktik, hingga penerapan di salah satu rumah warga. Kelompok tersebut juga memberikan pretest dan post test untuk memastikan materi yang diberikan sudah benar – benar dipahami oleh seluruh anggota PKK yang hadir.

Setelah pemaparan materi selesai, kelompok tersebut membantu salah satu warga dalam pengaplikasian BIOLARVASIDA di rumah warga tersebut. Hal ini ditujukan untuk memastikan bahwa warga desa mengerti cara pengaplikasiannya di rumah. Diharapkan warga dapat meneruskan kegiatan ini secara mandiri agar dapat membawa manfaat bagi warga desa itu sendiri.
Dengan adanya kegiatan pengenalan BIOLARVASIDA pada anggota PKK Desa Slamet, khususnya Dusun Karang Jambe, diharapkan dapat membantu warga desa dalam mencegah penyakit DBD dengan cara memberantas jentik nyamuk tanpa menggunakan bahan kimia. Dengan terhindarnya penggunaan bahan kimia dalam pemberantasan jentik nyamuk, diharapkan dapat menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan desa. Selain itu, diharapkan juga agar warga desa terinspirasi untuk menggunakan bahan alami dibandingkan bahan kimia untuk keperluan lainnya. Dengan penggunaan bahan alam dapat menciptakan lingkungan desa yang bersih dan sehat, terutama bebas dari penyakit DBD tanpa efek samping. Harapannya, kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, agar dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi semua orang.