
Pada tanggal 26-28 Januari 2024 kemarin, program beasiswa aktivis nusantara (Bakti Nusa) menggelar rangkaian acara yang bertajuk Future Leader Challenge (FLC) 2024. Acara ini digelar sebagai sarana pengembangan diri penerima manfaat Bakti Nusa sebagai calon pemimpin masa depan dan juga ajang pertemuan penerima manfaat dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk di antaranya Makassar, Medan dan Padang. Acara ini juga ditujukan sebagai peresmian 52 penerima manfaat Bakti Nusa melalui akad tertulis. Seluruh peserta acara terlihat antusias ketika pertama kali bertemu dengan sesama penerima manfaat lain. Atmosfer kekeluargaan yang hangat tercipta di titik awal pertemuan tersebut.
Rangkaian acara pertama dilaksanakan di gedung serbaguna Masjid Salman, ITB. Aliyya Firdausy dan Naufal Mahardika selaku MC, membuka acara dengan meriah sekaligus menyambut kedatangan peserta acara. Rangkaian acara lanjutan pun digelar di Puslatbang PKASN LAN, Jatinangor, Jawa Barat. Ahmad Juwaeni selaku Presdir Dompet Dhuafa dan Mulyadi Saputra selaku Dewan Pengurus menyampaikan sambutan dan juga memaparkan sekilas terkait akar dari Bakti Nusa. Hal ini penting dipahami oleh para penerima manfaat, agar tumbuh rasa juang dan spirit yang menghujam kuat dalam pribadi masing-masing.
Salah satu rangkaian acara yang menarik ada pada hari kedua dan ketiga (Sabtu-Ahad, 27-28 Januari 2024), yaitu aktivitas camping yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kiarapayung. Banyak dari peserta yang belum pernah merasakan pengalaman camping ataupun outdoor activities sebelumnya, sehingga pengalaman ini menjadi salah satu yang terkesan untuk dikenang. Pada Sabtu malam, Sesi Pentas Seni yang digelar bersamaan dengan kehangatan api unggun menjadi ajang perekat satu sama lain setelah sebelumnya hanya mengenal sepintas. Setiap regional menampilkan pertunjukkan tertentu yang telah mereka sepakati sebelumnya, seperti drama, tarian tradisional, parian dan berbagai penampilan khas yang mencerminkan regional masing-masing. Penampilan tersebut banyak mengundang tawa karena para peserta tampil dengan percaya diri dan totalitas. Rasa hangat kekeluargaan begitu lekat terasa melalui rangkaian tersebut.
Esoknya, sebagai rangkaian acara terakhir, para peserta mendapatkan latihan kepemimpinan dari Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) UNPAD. Aktivitas terkait bertujuan untuk melatih mental dan juga fisik para penerima manfaat. Mereka diarahkan untuk tracking menuju basecamp pendakian gunung Manglayang dengan berbagai SOP atau aturan yang harus dipenuhi. Aktivitas ini cukup menguras energi, tapi para peserta tetap terlihat antusias menyelesaikan misi yang diberikan.
Setelah rangkaian acara FLC rampung, para peserta kembali ke regional masing-masing dengan semangat yang baru. Nantinya, mereka akan melaksanakan program lanjutan yang terstruktur selama menjadi penerima manfaat Bakti Nusa periode 2024 (DMP).
