• Beranda
  • Berita
    Semua Berita
  • Kontak
  • Daftar
  • Masuk

Cari disini

×
Beranda / Berita / Mahasiswa UM, Ciptakan MedStory Media Pembelajaran TOGA untuk anak

Mahasiswa UM, Ciptakan MedStory Media Pembelajaran TOGA untuk anak

Dwi Endah Wulandari di Pendidikan
  • Jumat, 29 September 2023 03:40:58
  • 3menit

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dibimbing oleh Bapak Indra Kurniawan Saputra S.Si., M.Si., Lima mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang diketuai oleh Dwi Endah Wulandari dan beranggotakan Fierda Azizy Santoso, Puri Rahayu, Monik Solistywati, dan Hidayatul Hayat sukses membuat Media untuk membantu anak-anak mempelajari TOGA.

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan jenis tanaman obat pilihan yang dipergunakan untuk pertolongan pertama. TOGA juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik, bahan masakan, dan sebagainya. Namun, berdasarkan sumber yang dibaca oleh tim, secara umum pemahaman terkait tanaman obat keluarga (TOGA) masih rendah, yaitu hanya mencapai 40,25% (Anwar, 2015). 

Melihat permasalahan yang ada, pemerintah membuat Peraturan Menteri Kesehatan nomor 9 tahun 2016 dimana masyarakat diarahkan agar dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri (asuhan mandiri) yang dilaksanakan melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga. Hal ini juga ditegaskan dengan revolusi pendidikan yang ada pada Kurikulum Merdeka, salah satunya adalah pada tema kearifan lokal dimana dapat diimplementasikan dalam model pembelajaran project based learning (PjBL) mengenai tanaman obat keluarga (TOGA). Sehingga diperlukan peran guru dan orang tua dalam memahamkan anak-anak akan TOGA. Mengacu pada teori Piaget yang menyatakan bahwa informasi efektif disampaikan pada tahap kognitif operasional konkrit, yakni pada usia 7-11 tahun (Ibda, 2015).

Namun, berdasarkan, penelitian yang dilakukan sebanyak 58,3% orang tua mengalami kesulitan dalam membantu anaknya belajar (Rohma, 2022). Oleh karena itu, diperlukan suatu media pembelajaran interaktif yang dapat memudahkan orang tua maupun tenaga pendidik dalam mengajar, salah satunya media pembelajaran interaktif TOGA untuk anak SD berusia 7-11 tahun. 

Dalam menanam, anak mengimplementasikan pelajaran sains, dimana di dalamnya anak diajarkan disiplin, tanggung jawab, dan kesabaran sebagai sikap sains (Sayekti, 2015). Sikap tersebut dapat diimplementasikan dalam media pembelajaran merawat TOGA dengan merencanakan waktu menyiram, memberikan pupuk, menghilangkan gulma rumput, dan memanen. Sehingga anak juga memahami pentingnya rutinitas, manajemen waktu, bertanggung jawab, dan kesabaran dalam merawat TOGA.

Dalam  MedStory, terdapat media tanam, bibit TOGA, alat berkebun seperti sendok, sekrup, dan garpu kebun, pot cocopeat, games time management berupa MedPoly beserta uang dan karakter mainan yang disesuaikan dengan TOGA sehingga memudahkan perkembangan analisis anak terhadap TOGA.

Tag :

Citizen ReporterPrestasiIde Kreatif

Bagikan :

Dwi Endah Wulandari

    Mungkin Anda Tertarik

    1.

    Pendaftaran Beasiswa Etos Kemitraan Sudah Dibuka Mulai 3 April 2021, Yuk Simak Penjelasannya
    MASYKUR HUDA di Pendidikan
    • Minggu, 4 April 2021
    • 4 menit

    2.

    Bikin Bangga, PM Youlead 1 Malang Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI PT UM Periode 2021-2022
    Sholahuddin Al-Fatih di Pendidikan
    • Senin, 5 April 2021
    • 2 menit

    3.

    Hand Hygiene: Penggerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Dongeng pada SDN 2 Gadingkulon
    Alifah di Pendidikan
    • Sabtu, 24 Juli 2021
    • 3 menit

    4.

    Manfaatkan Libur Sekolah, Pmm Umm Kelompok 92 Adakan Edukasi Sayur Dan Buah Pada Anak Anak Dusun Bunder
    Mei Linda Nikma Nur Ulumi di Pendidikan
    • Kamis, 15 Juli 2021
    • 5 menit
    © 2026 Malanghub . Made with , Designed byW3layouts