
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) merupakan kegiatan mahasiswa untuk menyalurkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan kepada masyarakat. PMM sendiri bertujuan untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). PMM Bhaktiku Negeri dilakukan oleh kelompok 24 gelombang 13, dengan beranggotakan gabungan tiga prodi yaitu Teknologi pangan, Agroteknologi-FPP, Ilmu Hukum-FH. Mahasiswa tersebut adalah Muhammad Fajar Trinugroho, Nur Faradhilla H Mayuna, Achmad Zaky Ramadhan, Rizky Putri Natalia, dan Naufal Ikhwanul Hakim.
Kegiatan PMM ini dinaungi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang dan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Bapak Ganjar Adhywirawan Sutarjo, M.P. Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah daur ulang sampah di Panti Asuhan Yasibu, Dusun Babatan, Desa Arjowinangun, Kota Malang.
Daur ulang sampah merupakan kegiatan mengolah kembali sampah atau produk habis pakai menjadi produk baru yang bernilai. Dalam piramida pengelolaan sampah 3R, 5R, dan 6R, recycle atau daur ulang berada pada tahap atau langkah terakhir dalam hal pengelolaan sampah. Hal ini dimaksudkan agar sampah dapat dimaksimalkan penanganannya di awal, seperti dikurangi pemakaian barang-barang yang berisiko menjadi sampah dan mencemari lingkungan, mengupayakan penggunaan kembali dan memperbaiki produk yang masih bermanfaat.
Dalam daur ulang sampah kita menggunakan bekas botol plastik. Botol plastik merupakan material yang sulit diurai secara alami, akhirnya sampah plastik menumpuk dimana-mana kalau tidak dikelola dengan baik, termasuk menumpuk di TPA. Tujuan program ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang daur ulang sampah yang biasanya sampah sendiri dibuang langsung tetapi bisa dimanfaatkan.
Manfaat daur ulang sampah
-
Membantu mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
-
Meningkatkan kreativitas anak-anak.
-
Menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan
Pada program daur ulang sampah ini sangat menarik bagi masyarakat Panti Asuhan Yasibu dan menumbuhkan minat pada anak panti tentang kesadaran pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Kita berharap dengan adanya program ini anak panti lebih tertarik betapa berharga daur ulang sampah yang dimanfaatkan sebaik-baiknya.