• Beranda
  • Berita
    Semua Berita
  • Kontak
  • Daftar
  • Masuk

Cari disini

×
Beranda / Berita / Future Leader Challenge : Membangun Pemuda Bermartabat, Sebagai Pelayan Umat

Future Leader Challenge : Membangun Pemuda Bermartabat, Sebagai Pelayan Umat

Asyila Muthiah Syamsuri di Pendidikan
  • Rabu, 1 Februari 2023 11:28:19
  • 9menit

Dewasa kini, ditengah derasnya arus globalisasi dan seiring berjalannya perubahan banyak budaya di dunia yang terus berjalan, membuat eksistensi pemuda mulai luntur dari nilai-nilai luhur yang telah dicontohkan oleh para leluhur. Faktanya, saat ini banyak problematika yang tak kunjung reda dikalangan para pemuda, seperti kasus kehamilan diluar nikah, penggunaan obat-obatan terlarang, penipuan yang dijalankan oleh sekelompok pemuda, dan masih banyak lainnya. Sungguh sangat disayangkan bila fenomena tersebut terus memiliki ruang untuk bertumbuh dan menghiasi Indonesia. Namun disisi lain, ada sebuah ikhtiar yang luar biasa dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) melalui program Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) yang akan memberikan berbagai pendampingan untuk para mahasiswa/i tingkat akhir dari berbagai universitas di Indonesia dalam bentuk berbagai aktivitas yang akan dijalankan selama kurang lebih satu tahun lamanya. Tak hanya sekedar pendampingan, 50 aktivis yang telah terpilih melalui rangkaian seleksi panjang tersebut juga memiliki leadership project yang menjadi salah satu tanggung jawab untuk bisa dijalankan dan dikembangkan dalam rangka memberikan peran nyata sebagai pemuda untuk masyarakat.

Agenda beasiswa ini dimulai melalui agenda Future Leader Challenge yang dilaksanakan secara bertahap, yakni dimulai dari tanggal 20-21 Januari 2023 secara daring. Pada agenda daring tersebut, ada berbagai pembahasan yang diangkat sebagai langkah awal internalisasi para calon penerima manfaat lebih mengenal ‘wadah bertumbuh’ yang akan menaungi selama satu tahun kedepan, serta menyamakan satu semangat yang sama untuk terus berperan sebagai seorang ‘aktivis’ yang dimaksudkan oleh Bakti Nusa itu sendiri. 

Secara daring, para calon penerima manfaat mendapatkan materi pembuka pertama oleh Bapak Bambang Suherman selaku Ketua Umum Forum Zakat yang membagikan pelajaran mengenai pergerakan zakat yang bisa memberikan dampak luar biasa, sehingga para pemuda sudah seharusnya mengambil peran pada sektor ini untuk mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan terus bersama menghadapi problematika yang ada saat ini. Sebab, zakat merupakan salah satu filantropi ekonomi islam yang dihukumi wajib bagi setiap muslim. Oleh karena itu, menjadi penting bagi para calon penerima manfaat Bakti Nusa memiliki pemahaman mengenai ilmu zakat. Kemudian, materi selanjutnya diisi oleh Bapak Dian Mulyadi selaku General Manager Dompet Dhuafa yang menyampaikan mengenai berbagai profil dari Dompet Dhuafa, yakni sejarah, visi misi hingga ragam pencapaiannya yang luar biasa hingga saat ini. Terakhir sebagai penutup pada kesempatan hari itu, dibakar api semangat oleh Bapak Adnan Fatron yang membahas mengenai islamic self development sebagai bekal untuk 50 aktivis terpilih dalam mengembangkan life plan yang telah disusun. Harapannya dari FLC hari pertama ini bisa menjadi sebuah langkah awal untuk mencintai wadah bertumbuh dan mampu memiliki kesamaan visi sebagai seorang muslim dalam membangun Indonesia yang lebih baik bersama Bakti Nusa.

Hari berikutnya, para CPM (Calon Penerima Manfaat) diberikan tantangan untuk bisa mengajak kawan-kawannya mengikuti agenda publik berupa walk the talk yang diisi oleh Mas Adhika Widya Sena, Bapak M. Syafi’ie el Bontanie, dan juga Mas Aminudi Amin. Pembahasan pada sesi tersebut cukup memberikan gambaran secara lebih dalam mengenai esensi kepemimpinan dan sebuah perjuangan dalam menjajaki karir yang bukan sebatas berorientasi pada diri sendiri. Para calon penerima manfaat serta para publik yang hadir disuguhkan dengan cerita dan dinamika masing-masing pembicara yang memiliki makna dan semangat untuk bisa berkontribusi pada bidangnya masing-masing. Sesi terakhir pada hari itu yang bertajuk get inspired diisi oleh alumni Bakti Nusa yakni Ka Adie dan Ka Wulan yang telah melanjutkan masa kepemimpinan tingkat dua dalam bingkai rumah tangga. Harapannya ini menjadi bekal pemahaman bagi para calon penerima manfaat mengenai nilai transformatif yang dimiliki Bakti Nusa sehingga nantinya ini akan sangat berguna bagi para calon penerima manfaat Bakti Nusa untuk bersungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk merawat kebermanfaatan di masyarakat dan peran-peran kebaikan yang lebih luas melalui kolaborasi antar dua insan yang memiliki nilai dan visi yang sama. 

Tak berhenti sampai disana, Future Leader Challenge juga kembali diadakan secara luring pada 27-29 Januari 2023 di kota Solo. Pada agenda luring ini, para calon penerima manfaat diberi kesempatan untuk bertemu dan bercengkrama secara langsung. Tak hanya berfokus kepada internalisasi nilai-nilai yang dimiliki oleh Bakti Nusa, agenda FLC di Solo juga diharapkan menjadi langkah awal untuk para penerima manfaat membuka jaringan dan relasi antar sesama penerima manfaat yang berasal dari berbagai daerah di nusantara. Pada hari kedua setelah dilaksanakannya grand opening serta mengenal lebih jauh mengenai Bakti Nusa melalui penyampaian oleh Teh Fitri, ke-50 aktivis calon penerima manfaat Bakti Nusa ini melanjutkan dengan penandatanganan akad beasiswa sebagai salah satu bentuk konkrit bahwa mereka sudah menyetujui untuk mengikuti rangkaian pembinaan serta memenuhi seluruh kewajiban penerima manfaat Bakti Nusa selama satu tahun kedepan. Kemudian dilanjutkan oleh materi yang disampaikan oleh berbagai narasumber mengenai LPI DD dalam segi media design dan media sosial. Para penerima manfaat juga mendapatkan pelajaran secara tidak langsung mengenai pentingnya personal branding pada sesi tersebut. Kemudian, pada sesi selanjutnya diadakan sebuah Activist Leader Forum guna menentukan Leaders of The Leaders atau ketua angkatan untuk Bakti Nusa 12. Setelah melalui serangkaian diskusi yang cukup menegangkan dan menyimak pemaparan visi misi dari masing-masing calon ketua angkatan, pada akhirnya terpilihlah saudara Maulana Habibi yang berasal dari regional Padang untuk membersamai Bakti Nusa 12.

Hari terakhir sebagai penutup dari agenda ini, ke-50 penerima manfaat Bakti Nusa diberikan tantangan untuk bisa mencapai  lokasi wisata budaya yang harus ditempuh dalam waktu singkat sebelum waktu dzuhur datang. Berbekal peta Bus Trans Solo dan sejumlah uang tunai, setiap tim yang berisikan 5 orang dalam bekerja sama mencapai setiap lokasi check point yang telah ditentukan oleh panitia. Selain itu, dalam perjalanan memecahkan tantangan tersebut, para penerima manfaat juga dituntut untuk mengadakan sebuah social project. Serangkaian agenda yang bertajuk Culture Expedition ini harapannya menjadi sebuah wadah untuk para penerima manfaat mengenal lebih dekat mengenai budaya yang ada di kota Solo, sekaligus sebagai wadah untuk kembali menghadirkan diri bisa belajar lebih dekat dengan masyarakat dan melihat realita di lapangan yang mereka temui di Balai Kota Surakarta, Benteng Vastenburg, Masjid Agung Surakarta, Keraton Kasunanan, dan juga Pasar Klewer Surakarta. 

Melalui rangkaian agenda orientasi nilai-nilai Bakti Nusa yang cukup panjang ini, merupakan ajang bagi para penerima manfaat mempersiapkan diri untuk mampu memiliki bekal semangat dan tekad yang kuat dalam mewakafkan dirinya demi sebuah kemaslahatan ditengah masyarakat. Serta sebagai sebuah ikhtiar besar dari seluruh elemen LPI DD bersama alumni Bakti Nusa angkatan 11 untuk bisa mempersiapkan kader-kader pemimpin dimasa depan yang mampu melahirkan berbagai inovasi sebagai sebuah solusi konkrit atas berbagai problematika yang ada, membentuk lingkungan pemuda-pemudi bermartabat, yang nantinya akan siap mengambil peran menjadi para pelayan umat. Sesuai dengan semangat yang dibawa oleh agenda Future Leader Challenge tahun ini yang tertuang pada temanya yakni, “We Create, Build and Preserve”.

 

Tag :

PrestasiMinat & Bakat

Bagikan :

Asyila Muthiah Syamsuri

    Mungkin Anda Tertarik

    1.

    Pendaftaran Beasiswa Etos Kemitraan Sudah Dibuka Mulai 3 April 2021, Yuk Simak Penjelasannya
    MASYKUR HUDA di Pendidikan
    • Minggu, 4 April 2021
    • 4 menit

    2.

    Bikin Bangga, PM Youlead 1 Malang Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI PT UM Periode 2021-2022
    Sholahuddin Al-Fatih di Pendidikan
    • Senin, 5 April 2021
    • 2 menit

    3.

    Hand Hygiene: Penggerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Dongeng pada SDN 2 Gadingkulon
    Alifah di Pendidikan
    • Sabtu, 24 Juli 2021
    • 3 menit

    4.

    Menyulap Sari Jeruk menjadi Sabun Cuci Piring sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Jeruk di Desa Gadingkulon
    KKNTIUM di Pendidikan
    • Sabtu, 4 Desember 2021
    • 3 menit
    © 2026 Malanghub . Made with , Designed byW3layouts