
Malang (25/04) – Kampus Putih, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali mengadakan kegiatan PMM Bhaktimu Negeri atau biasa disebut dengan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Bhaktimu Negeri, pada bulan Maret-April. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Maret 2022-23 April 2022 dengan pembagian dua kelompok, yakni kelompok 3 dan kelompok 4. Pada kegiatan kali ini, setiap gelombang memiliki pembagian kelompok sebanyak 98 kelompok dengan program kerja yang berbeda-beda. Kegiatan PMM ini merupakan kegiatan pengganti KKN (Kuliah Kerja Nyata), yang dicetuskan oleh Kampus Putih, UMM, saat pandemi sedang berlangsung.
Sebagaimana kelompok lainnya yang mencetuskan program kerjanya, mahasiswa PMM UMM Kelompok 52 Gelombang 4 pun mencetuskan program kerjaya, yakni program kerja “Bi’ah Lughowiyah”. Program kerja ini merupakan program kerja yang akan membangun lingkungan bahasa, yakni bahasa Arab, di BA Baitul Makmur Dau selama satu bulan ke depan. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Selain itu, bahasa Arab merupakan bahasa internasional yang patut dipelajari selain bahasa Inggris. Oleh sebab itu, Mahasiswa PMM UMM Kelompok 52 Gelombang 4, yang seluruh anggota kelompoknya merupakan mahasaiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, mencetuskan program kerja "Bi’ah Lughowiyah”, dengan harapan agar bisa ikut andil dalam membantu mencerdaskan anak bangsa.
Pengajaran yang ada pada "Bi’ah Lughowiyah” diantaranya ialah membaca huruf hija'iyah atau mengaji, hafalan doa-doa harian seperti doa sebelum-sesudah makan, doa masuk-keluar kamar mandi, doa berbuka puasa, doa-doa sholat, surat-surat pendek, serta beberapa kosakata bahasa Arab, seperti angka, masjid, laptop, dan telefon. Pengajaran ini dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya menyanyi, menirukan, menggambar, dan mewarnai.
“Meski penerapan lingkungan bahasa ini masih sederhana, seperti mengaji, beberapa doa harian, beberapa surat pendek, serta beberapa kosakata bahasa Arab, mengingat kami mengajar di Bustanul Athfal Baitul Makmur, setidaknya mereka telah mempelajari bahasa Arab sejak dini sehingga kedepannya, di masa depan, mereka dapat meneruskan pembelajarannya secara lebih mendalam, sesuai dengan tingkatan usia mereka. Adapun kegiatan PMM kami yang berjalan kurang lebih selama sebulan ini, alhamdulillah telah berjalan dengan baik dan lancar”, ujar Yovesa, salah satu anggota kelompok.
