Tidak ada koneksi internet. Menampilkan data tersimpan.
  • Beranda
  • Berita
    Semua Berita
  • Kontak
  • Daftar
  • Masuk

Cari disini

×
Beranda / Berita / Gerak Sigap Respon Kawasan Gempa Terdampak – Ampel Gading Malang

Gerak Sigap Respon Kawasan Gempa Terdampak – Ampel Gading Malang

ulfatu mahmuda di Ekonomi
  • Minggu, 2 Mei 2021 09:04:44
  • 5menit

Gempa yang terjadi di Malang Selatan pada tanggal 10 April 2021 dengan kekuatan 6,1SR, Kedalaman 25 KM terjadi di titik Lintang 8.95 LS, Bujur 112.48 BT menyebabkan korban jiwa dan kerusakan dibeberapa titik. Salah satu kawasan terdampak ialah Desa Wirotaman, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Merespon kondisi gempa tersebut, Dompet Dhuafa melalui kolaborasi tim DMC (Disaster Management Center), DDV (Dompet Dhuafa Volunteer) dan Bakti Nusa 10 Malang (22 personel) sigap terjun bersama membantu kawasan terdampak. Hasil laporan tim Respon menyatakan dampak bencana gempa diantaranya 8 orang meninggal dunia (3 orang di Malang dan 5 orang di Lumajang), dan 39 orang mengalami luka-luka. Terdapat berbagai jenis kerusakan bangunan diantaranya 1361 rumah rusak ringan, 845 rumah rusak sedang dan 179 rumah rusak berat.

Tim yang terjun dalam giat bersih untuk membantu warga membereskan puing-puing bangunan akibat gempa

 

Saat tim respon turun pada lokasi terdampak, sebagian besar warga yang mengalami kerusakan rumah berat mengungsi ke rumah saudara dan tetangga, sedang warga dengan kerusakan ringan rumah sedang kembali kerumah dan mendirikan tenda didepan dan pelataran rumah. Menanggapi kerusakan rumah dan fasilitas yang terjadi, Tim Bakti Nusa bersama DDV dan DMC melangsungkan program giat bersih. Program giat bersih berfokus pada bantuan tenaga dalam menyisihkan puing-puing bangunan yang roboh, seperti masjid desa, rumah warga dan membantu pendirian tenda terpal darurat. Selain melakukan giat bersih, tim yang didominasi oleh pemuda ini juga melakukan tindak lanjut assessment pada fasilitas umum untuk menentukan program dan fokus bantuan prioritas.

Selain tanggap pada kerusakan materiil, Hasil assessment tim DD menunjukkan diperlukan adanya program yang membantu pemulihan psikologi warga setempat khususnya anak-anak. Oleh karenaya PFA (Psychological First Aid) menjadi salah satu program yang berfokus pada pemulihan yang menyasar anak-anak hingga remaja setempat. Berbagai aktivitas PFA diantaranya pola senyum sehat, senyum ceria dan senyum semangat. Program PFA diawali dengan senyum semangat yang dilakukan bersama di lapangan voli desa Wirotaman berupa permainan local bersama 57 anak-anak.  Selain itu, untuk membantu meningkatkan kreativitas anak-anak, PFA selanjutnya dilaksanakan dengan tema senyum ceria yang di isi dengan menggambar, mewarnai dan menyanyi lagu-lagu daerah bersama. PFA selanjutnya yakni bertema senyum sehat di isi dengan edukasi kesehatan gigi dan mulut oleh tim Bakti Nusa yakni Rijal Helmy, Chaca Nugraha Zaid, Hanif Hidayatun Nikmah dan Ulfatu Mahmuda. Program ini semakin meriah dengan berbagai bonus yang dibagikan seperti paket kebersihan (pasta gigi dan sikat gigi) beserta aneka jajan.

Terlaksanakanya program PFA membawa dampak yang cukup signifikan bagi tingkat kebahagiaan anak-anak. “Saya suka main bareng kakak-kakak karena ngga bosen dan seru, diajarin nyanyi, nggambar dan dapat banyak hadiah” salah satu jawaban Anggi gadis kecil berkuncir ungu, saat ditanya kesan mengikuti rangkaian program PFA. Terlebih dengan adanya program ini, anak-anak memiliki aktivitas produktif disiang hari dan berinteraksi bersama teman-temannya. Mengingat kondisi geografis desa wirotaman yang naik turun, membuat jarak antar rumah yang cukup jauh bagi anak-anak untuk bisa bermain tanpa pengawasan orang tua.

Selain psikologis anak, para ibu-ibu juga memiliki trauma dan kesedihan tersendiri. Dalam rangka membalut kehangatan dalam kebersamaan dan memberikan kegiatan yang berseiringan bulan Ramadhan, DD menghadirkan program Dapur Ramadhan. Program ini berfokus pada pengadaan kotak makan 150-200 kotak setiap hari dengan takjil berserta minuman segarnya. Keseluruhan makanan ini, di produksi bersama oleh ibu-ibu dan remaja putri di salah satu rumah warga yang menjadi posko Dompet Dhuafa. Mulai dari subuh hingga ba’da dhuhur, tim Dapur akan disibukkan dalam serunya memasak makanan favorit yang mereka ingin. Selanjutnya kotak makan yang telah siap akan di distribusikan keseluruh warga.

Tag :

Citizen ReporterPengabdian Masyarakat

Bagikan :

ulfatu mahmuda

    Mungkin Anda Tertarik

    1.

    Pelatihan Taekwondo oleh Kelompok 91 PMM UMM 2021 Disambut sangat Antusias
    Aulina Zahra Putri di Ekonomi
    • Sabtu, 27 Maret 2021
    • 2 menit

    2.

    Meningkatkan Semangat Berwirausaha di Masa Pandemi, Mahasiswa PMM UMM Lakukan Pelatihan Pembuatan Selai Srikaya Pandan
    FIRA MAULIDA AHSANIAH di Ekonomi
    • Sabtu, 27 Maret 2021
    • 3 menit

    3.

    Jalin Kebersamaan, HIPMI PT dan BPC Kota Malang Gelar Acara Buka Bersama dan Musyawarah Pra Pelantikan
    RIZA AGUNG di Ekonomi
    • Minggu, 2 Mei 2021
    • 2 menit

    4.

    Mahasiswa Fakultas Hukum UMM Perkenalkan Produk Minuman Cangloh di Kelurahan Dinoyo Malang
    Taufiqur Rahman Shaleh di Ekonomi
    • Sabtu, 3 Juli 2021
    • 3 menit
    © 2026 Malanghub . Made with , Designed byW3layouts

    Syarat dan KetentuanKebijakan Privasi